• Home
  • School
  • Writing
    • Fiction
      • SasuSaku Fanfiction
  • Girl Things
    • Fashion
    • Beauty
  • Travel
  • Portopholios
    • Photography
    • Design
facebook instagram twitter youtube

Creatifina


Surah az-Zukhruf Ayat 9-13
Kelompok 1:
•       Abdurrahman Alhaddar                (1)
•       Agung Eka Saputra          (2)
•       Alviana Ratna Malinda   (4)
•       Aniza Sajzadina M.          (5)
•       Baiq Fadila Aisyah            (7)
•       Baiq Sonia Hartiani           (8)

                Surah az-Zukhruf adalah surah ke-43 yang terdiri atas 89 ayat. Az-Zukhruf berarti perhiasan. Surah ini termasuk surah Makkiyah yang diturunkan setelah Surah asy-Syura. Di antara isi yang terkandung di dalamnya adalah menerangkan pengakuan orang musyrik Mekah bahwa Allahlah pencipta langit dan bumi. Namun, mereka tetap menyembah selain Allah.
Arti surah az-Zukhruf Ayat 9:
9. dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka akan menjawab: "Semuanya diciptakan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui".
Penjelasan Ayat 9 : penjelasan Allah kepada Rasulullah apabila dia bertanya kepada orang-orang musyrik, “Siapakah yang menjadikan alam semesta seperti langit dan bumi?” Mereka dengan tegas menjawab, “semua itu diciptakan Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui segalanya, yaitu Allah yang tidak ada satu pun sekutu bagi-Nya. Meskipun demikian, mereka tetap melakukan peribadahan kepada selain Allah.
Arti surah az-Zukhruf Ayat 10:
10. yang menjadikan bumi untuk kamu sebagai tempat menetap dan Dia membuat jalan-jalan di atas bumi untuk kamu supaya kamu mendapat petunjuk.
Penjelasan Ayat 10 : Allah yang menjadikan bumi sebagai hamparan dan menyiapkannya bagi makhluk-Nya untuk tempat mereka menetap. Allah membuat jalan-jalan agar manusia dapat berkunjung dari satu tempat ke tempat lain untuk kepentingan hidup, ekonomi, dan perdagangan.
Arti surah az-Zukhruf Ayat 11:
11. dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti Itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).
Penjelasan Ayat 11 : Allah yang menurunkan hujan dari langit sesuai dengan keperluan. Dengan turunnya hujan sesuai dengan kadar yang diperlukan maka hidup dan makmurlah negeri yang telah mati. Begitu pula, Dia kuasa menghidupkan dan mengeluarkan orang-orang mati itu dari kubur.
Arti surah az-Zukhruf Ayat 12:
12. dan yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.
Penjelasan Ayat 12 : Allah yang menciptakan semua makhluk berpasang-pasangan, baik dari jenis tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia. Dia menjadikan kendaraan berupa kapal yang dapat dipergunakan untuk mengangkut keperluan barang dagangan di laut serta binatang ternak, seperti unta, kuda, dan sapi yang dapat dipergunakan sebagai alat pengangkutan di darat.
Penjelasan Ayat 13 : apabila manusia itu berada di atas kendaraan, hendaklah mengenang nikmat yang telah dikaruniakan kepada mereka. Caranya dengan mengagungkan Allah dan menyucikan-Nya dari sifat-sifat yang dituduhkan orang-orang musyrik kepada-Nya, seraya berdoa (Q.S. az-Zukhruf/43: 13-14)

•          Secara garis besar, nikmat Allah dapat dikelompokkan menjadi tujuh macam sebagai berikut.
  1. Nikmat fitriah, kita diciptakan Allah sebagai makhluk yang paling indah dan mulia dibandingkan dengan makhluk lainnya.
  2. Nikmat rohaniah, kita diberi akal untuk berpikir.
  3. Nikmat alamiah, kita ditempatkan di alam yang subur, makmur, dan indah.
  4. Nikmat hayat, kita diberi kesehatan dan kehidupan.
  5. Nikmat ikhtiariah, kita diberikan kemampuan usaha yang bermacam-macam.
  6. Nikmat hurriah, kita diberi kemerdekaan.
  7. Nikmat diniah, kita diberi petunjuk hidup berupa agama.


(Power Point) Qur'an Hadits: Surah az-Zukhruf Ayat 9-13

Dapat didownload disini

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cara download:
1. Klik tulisan 'disini' di atas
2. Silang laman yang tidak perlu, tunggu loading sebentar
3. Tekan 'Skip Ad'
4. Download file drive di tanda unduh (panah ke bawah ↓) di pojok kanan atas laman google drive
5. Selesai, tinggal cek di folder download

❤❤❤
With Love,
Fina Sarah Adhari

Ig: finasaadha
Twitter: finasaraha_13
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

Naruto ©Masashi Kishimoto
SasuSaku’s Pairing
Warning: OOC, alur kecepetan, gaje, typo bertebaran (walaupun sudah diminimalisir), dll.
Note: sudah pernah dipost di fanfiction(dot)net dengan judul sama.
Happy reading minna!^^)/
.
.
“Haaah Sasori-nii lama sekali sih pulangnyaaaa…” gumam Sakura dengan suara kecil sembari menoleh ke kanan dan ke kiri jalan untuk melihat orang yang sedang ditunggunya.
Saat ini, gadis bersurai pink itu tengah menunggu kedatangan kakaknya-Sasori- di depan sekolah untuk menjemputnya. Jarak kampus Sasori dan sekolah Sakura sangat dekat, namun Sasori selalu saja terlambat menjemput Sakura.
“Ah, tampaaan…” gumam Sakura saat menoleh ke arah kanan, terlihat seorang anak laki-laki berambut hitam bermodel emo tengah memakan sebungkus kentang goreng.
‘Ah Kami-sama, tampan sekaliiiii…’ batin Sakura berteriak.
‘Hmm, sepertinya dia adik kelas dehh…’
“…Hey Sakura! Saku! SA KU RA!!!”
“Ah i-iya iyaa” seketika Sakura tersadar dari lamunannya dan menoleh ke sumber suara, ternyata  itu suara Sasori. Sakura pun segera masuk ke dalam mobil.
‘Ah aku harus tau siapa dia!’ batin Sakura.
“Hey! Malah senyam senyum sendiri ni anak!” kata Sasori sembari melemparkan sebuah kotak tissue kecil ke arah Sakura.
Sakura hanya menggerutu kesal dan dibalas gelak tawa Sasori.

.
.
.

“Ah itu dia! Ino, Hinata cepaat tanya namanyaa, itu diaa!” teriak Sakura menunjuk-nunjuk lelaki yang ia lihat kemarin sedang membeli es mochachino.
Setelah menceritakan pertemuan –oh tidak, mereka tidak bertemu, tapi Sakura lah yang melihat pemuda itu. Okay apa pun itu yang jelas Sakura sudah menceritakan semuanya dengan detail, Sakura juga meminta kepada Ino dan Hinata untuk mencari tahu siapa sebenarnya pemuda tampan itu.
“Yayaya baiklah, kau tunggu di sini. Ayo Hinata.” kata Ino sambil menarik tangan Hinata dan mereka pun menghampiri pemuda itu.
Sakura yang melihat mereka pun hanya seyam senyum nggak jelas di antara kerumunan siswa –gila kali?.
.
.
.
“Hey! Siapa namamu?” sapa Ino tanpa basa-basi kepada pemuda itu.
“Hn.” Tanpa diduga-duga jawaban yang keluar dari mulut manis pemuda itu hanya terdiri dari dua huruf, oh Kami-samaaa.
“Heh, jawab yang benar!” Ino sedikit meninggikan suaranya.
“Untuk apa namaku?” pemuda itu menaikkan sebelah alisnya, bingung.
“Ah k-katakan s-aja, k-kami hanya ingin t-tahu kok.” Kata Hinata, takut kalau yang jawab Ino, ntar yang ada pemuda ini habis dibentak-bentak sama Ino.
“Hn, Sasuke.” Jawab pemuda itu sekenanya.
“Nah gitu dong dari tadi!” kata Ino, emosi rupanya.
“A-arigato.” Kata Hinata melerai.
Pemuda yang bernama Sasuke itu hanya menatap kepergian mereka dengan penuh tanda tanya, ah entahlah.

.
.
.

Ino dan Hinata pun menghampiri Sakura dan memberitahu nama pemuda itu.
“Hah? J-jadi namanya Sasuke? Aaahh tampan sekaliii…” kata Sakura sambil goyang-goyang kegirangan entah goyang apa.
“Ah terimakasih ya Ino, Hinata. Aku senang sekali.” Lanjut Sakura masih dengan tampang senangnya yang berlebihan.
“Heh, dia sombong sekali, menyebutkan namanya saja sulit sekali, huh.” Geram Ino. Sakura dah Hinata hanya tertawa cekikikan.
“S-sama-sama Sakura-chan, kami senang membantu.” Kata Hinata tersenyum.
“Yaa itulah gunanya sahabat…” kata Ino tersenyum juga, emosinya sudah mereda rupanya. Sakura membalasnya dengan senyuman juga, jadi mereka sedang senyum-senyuman deh bertiga –Trio gila?.
“Aku ingin tahu segalanya tentang dia…” gumam kecil Sakura yang mungkin saja tidak dapat didengar oleh Ino dan Hinata.
.
.
.
Cerita tentang Sakura yang menyukai adik kelas bernama Sasuke itu pun menjadi trend topic di kalangan teman-teman Sakura, dan cukup sampai ditelinga teman-teman sekelas Sasuke. Dan mungkin saja Sasuke juga tahu. Entahlah…
Belakangan ini Sakura juga sering membuat status di facebook atau pun tweet di twitter yang benar-benar menampakkan nama ‘Sasuke’. Sepertinya dia sudah gila, apa dia lupa bahwa dia ini perempuan, oh memalukan!.
Hari demi hari pun terlewati, Sakura pun sudah tahu banyak tentang Sasuke, seperti nama lengkapnya misalnya, ternyata teman sekelah Sasuke yang bernama Lee itu yang memberitahunya.

Flashback on.
“Kak, mau tahu nama lengkapnya Sasuke?” kata Lee saat melihat Sakura dan teman-temannya melewati koridor depan kelasnya.
“Ah tentu sajaa.” Jawab Sakura senang.
“Sasuke Uchiha.” kata Lee cekikikan sambil berlalu.
“Ah yaya! Termakasih!” kata Sakura mengeluarkan ekspresi imutnya.
Flashback off.

Semenjak tahu nama lengkap Sasuke, Sakura semakin sering menemukan nama Sasuke terpampang dimana-mana, seperti di buku kunjungan perpustakan misalnya. Sakura juga sering dan semakin sering membuat status atau tweet yang menyangkut-pautkan nama lengkap Sasuke. Tak jarang teman sekelas Sasuke atau teman-temannya berkomentar pada status-status Sakura tersebut. Sperti status-status yang ini misalnyaa…

Sakura Haruno
‘Sasuke Uchiha<3’
(Y) 13 people like this.
Shikamaru Nara
Loh? Dia sekolah di sekolah kita Sasuke ini?dia  Adik kelasku di SD dulu.
Sakura Haruno
Iya dia sekolah di sekolah kita, aah masa?

Sakura lompat-lompat di kasurnya–senang, karena dia tahu pasti temannya ini akan memberikan sedikit banyak informasi tentang Sasuke. Dan benar saja…

Shikamaru Nara
Oh, there’s his fb account Sasuke Cool’z haha :D

Sakura yang membacanya pun benar-benar tidak dapat menahan rasa senangnya, ia pun jingkrak-jingkrak di atas kasur empuknya.

Sakura Haruno
Thank you Shikaaa…!!!
Shikamaru Nara
You’re welcome!.

Dan berakhirlah percakapan antara Sakura dan Shikamaru–teman laki-laki Sakura yang tentu saja berbeda kelas dengan Sakura. Setelah membuka timeline facebook Sasuke dan men-stalking sampai tidak ada informasi yang terlewatkan. Sakura juga mengadd akun facebook orang tua dan kakak Sasuke yang tercantum dengan jelasnya di bio Sasuke, dan tak mungkin terlupakan oleh Sakura untuk mengadd akun facebook Sasuke. Setelah selesai menjelajahi akun facebook keempat anggota keluarga Uchiha itu dan mendapat banyak informasi, Sakura pun membuat status yang akhirnya dikomentari oleh teman dekat Sasuke, Naruto.
Sakura Haruno
Yeayyy!! Akhirnya tahu banyak tentang Sasuke Uchiha!!!
(Y) 18 people like this.
Aruu Naruto
Wah, kak Sakura bener-bener suka nih sama Sasuke, hahaha.
Sakura Haruno
Hehe, iya nih.
Aruu Naruto
Oh, saya teman dekatnya Sasuke, kak. Dari SD kita sebangku sampai sekarang.

Sakura sukses menganga setelah membaca komentar dari Naruto itu, dia benar-benar senang.
Sakura Haruno
Waah gitu yaa, bagus dong! Boleh nanya-nanya dong nih hihihi.
Aruu Naruto
Boleh kok kak.
Sakura Haruno
Sip di inbox ya!
Aruu Naruto
Ya.

Sakura pun mengembangkan senyumnya dan mulai menuliskan beberapa pertanyaan kepada Naruto…….
Sakura Haruno
tanggal brp Sasuke lahir?
Aruu Naruto
Tanggal 23 juli
Sakura Haruno
Okede, arigato ne.
Aruu Naruto
Douitashimashite.
“Teg!” Sakura menutup laptopnya dengan keras—saking senangnya.  Bagaimana tidak? Baru saja dia mengorek informasi tentang Sasuke Uchiha dari sahabat terdekatnya. Oh betapa beruntungnya Sakura bisa mengetahui bio lengkap Sasuke dalam hitungan detik+detik.
.
.
.
.
.
Pagi yang cerah, sangat cerah apalagi untuk Sakura yang sedang fallin’ in love. Okay, itu tidak ada hubungannya, mungkin ada, entahlah, lupakan. Setelah tersadar dari lamunannya sendiri ia bergegas masuk ke kamar mandi. Tapi, seperti manusia lainnya, jika sedang jatuh cinta yang difikirkan hanya orang yang disukai. Setelah membuang banyak waktu percuma di kamar mandi, Sakura berpakain dan siap-siap menuju sekolah. Ia tak sempat sarapan, bagaikan orang sibuk—mikirin cowok—, setelah berpamitan dengan orang tuanya ia bergegas menuju ke sekolah  bersama Sasori yang sudah sarapan—Sasori gak bisa hidup kalo gak sarapan— menggunakan mobil nya.
Sasori menurunkan Sakura tepat di pintu gerbang SMA Konoha—sekolah Sakura—. Setelah turun dan bersalaman dengan guru-guru yang piket, Sakura langsung berjalan ke kelasnya. Ia merasakan sesuatu yang kurang. Dia mencari-cari sosok itu. Dan… dapat! Sakura tidak jadi menuju kelasnya, sekarang ia di sini, di depan pemuda itu, dia kembali ke pintu gerbang dan menemukan sosok pemuda yang ia cari, Sasuke Uchiha.
Sakura hanya senyam-senyum ga jelas depan Sasuke. Sementara, yang disenyumi malah merasa risih dan terganggu, Sasuke melanjutkan jalannya tanpa memperdulikan Sakura. Sasuke sering bertemu gadis seperti Sakura, Sasuke memang memiliki banyak fans yang sangat gila, jadi Sasuke sudah kebal dan tidak menanggapi Sakura. Sakura yang diabaikan hanya menggerutu sambil berjalan ke kelasnya.
“Huh dasar, masa aku gak diperduliin sih!” cerocos Sakura setibanya di kelas.
“Sasuke?” Tanya Hinata singkat, namun sangat dapat dimengerti.
“Ya” jawab Sakura sekenanya sembari duduk di bangkunya.
“Ya jelaslah kamu ga diperduliin, dia kan ga kenal sama kamu, pasti kamu dianggap sama aja kayak fangirlsnya yang banyak itu. Kamu terlalu berlebihan apalagi sampai ngupdate tweet sama status yang ada hubungannya sama Uchiha itu. Biasa aja dong  forehead!” timpal Ino panjang lebar.
“Terserah kau saja pig…” balas Sakura tak mau ambil pusing dan menghindari perdebatan.
Mereka memang selalu berdebat tentang kebodohan Sakura yang harus segera dihentikan ini, Ino dan Hinata juga teman-teman lainnya tak mau jika Sakura disamakan dengan fangirls Sasuke yang lebih berlebihan dari Sakura. 
Sakura merupakan salah satu dari sekian anggota OSIS, hari ini OSIS akan mengadakan kegiatan rutin disiplin siswa alias razia perlengkapan dan kerapian. Sakura sengaja membujuk sang ketua OSIS agar menugaskannya merazia kelas X-4—kelas Sasuke— jadi, Sakura dapat bertemu dengan Sasuke. Dan sang ketua OSIS mengabulkannya. Semua anggota OSIS telah bubar menuju kelas yang ditugaskan.
“Konnichiwa minna-san!” sorak Sakura dan temannya yang lain.
“Konnichiwa mou.” Balas seluruh siswa X-4, but without Sasuke I think.
“Ciiiaaaaatt Sakura-senpai pasti ingin bertemu dengan Sasuke-kun yaaa??!!” cerocos seorang siswi yang tak Sakura kenal—tapi siswi itu yang mengenal Sakura, kan?.
Sakura merasa bahagia banyak sekali teman-teman Sasuke yang mendukungnya, what a lucky girl! Namun, Sakura malu menampakkan kegembiraannya di depan Sasuke setelah ia mengabaikan Sakura tadi pagi. Jadi, Sakura memilih diam dan menyuruh temannya mengalihkan pembicaraan dari topik Sasuke menuju topik yang merupakan tujuannya datang kemari. 
“Jadi begini, kami dari OSIS akan melakukan razia, jadi dimohon kalian berdiri, kami akan segera memeriksa tas kalian dan perlengkapan kalian.” Timpal teman Sakura mengheningkan suasana kelas yang ricuh akibat kedatangan Sakura yang notabene menyukai Sasuke. Semua murid menuruti perintah kakak OSISnya itu.
“Nah, Sakura aku yang ini dan ini, Kau yang itu dan itu, ya.” Kata teman Sakura sambil menunjuk arah bangku yang dimaksud. Dan, Sakura benar-benar gugup sekarang, apa temannya itu sudah gila? Bangku yang ditunjukkan untuk Sakura adalah deretan bangku tempat Sasuke duduk. Okay, Sakura takut sekarang.
Sakura menepis perasaan takutnya dan mulai memeriksa siswa-siswi itu, dan kini giliran deretan Sasuke, dia duduk di bangku urutan ke 2 dekat jendela depan meja guru. Dengan sangat gugup Sakura memeriksanya. Sasuke diam saja, berekspresi datar seperti biasanya, Sakura mengabaikan ekspresi Sasuke, lagipula baguslah dia berekspresi seperti itu daripada di memarahi Sakura karena kebodohan dan ke-lebay-an nya ‘kan?.
Setelah selesai memeriksa, mereka pamit dan melenggang keluar kelas menuju ruang OSIS untuk melapor hasil razia kali ini, syukurlah tak banyak siswa-siswi X-4 yang melanggar.
.
.
.
.
.
“Haaah kau tahu Inoooo???!!!...” cerocos menggantung itu keluar dari mulut manis Sakura saat masuk ke kelas.
Ino hanya mengernyit, heran.
“A-aku berdekatan dengan Sasuke!! Tadi, di kelasnyaa aaaa senangnya akuu.” Lanjut Sakura lagi-lagi dengan ekspresi senang yang berlebihan.
“Baka forehead! Kau yang mendekatinya kan? Memalukan sekali…” Ino ngomporin Sakura. Sakura hanya menatap wajah Ino, lalu duduk di kursinya.
“Hmm gomen…” kata Ino lagi.
Sakura menatap Ino dalam-dalam, kemudian tersenyum.
“Makanya jangan berlebihan, menurutku Sasuke pasti tidak menyukai orang yang berlebihan Sakura.” Lanjut Ino sembari merangkul Sakura.
“Sebenarnya aku juga tidak mau berlebihan seperti ini Ino, tapi I don’t know why, setiap ngeliat dia aku jadi kayak gini pig.”
“Kau harus berubah, belajar melupakannya.”
“Mana bisa!” Sakura menjitak kepala Ino. Ino meringis.
“Kau ini bagaimana, aku kan memberimu saran, lagipula lihat saja memangnya dia pernah melihatmu? Atau sekedar melirikmu? Atau berbalik menyapamu? Atau mengenalmu? Dan apakah dia tau perasaanmu padanya? Tolonglah Sakura, jangan terlalu berharap, kau bisa sakit sendiri.” Tutur Ino. Sakura tak bergeming, yang dikatakan Ino ada benarnya juga.
Hening.
 Sakura berfikir.
“Ah!”
“Apa-apaan sih Sakura?! Bikin kaget aja..” celoteh Ino pada Sakura yang tiba-tiba berbicara dengan volume paling tinggi seakan mengingat barang yang hilang selama seribu tahun. Berlebihan sekali, lupakan saja.
“Inooo, Sasuke jelas tahu kalau aku menyukainyaa!! Kau tahu kan? Teman-teman Sasuke tahu aku menyukai Sasuke, lagipula tadi teman-temannya bilang aku menyukai Sasuke terang-terangan di depan Sasuke tauk!!” celoteh Sakura lalu menjulurkan lidahnya.
“Terserah kau sajalah forehead!” Ino tak tahu mau berkata apa lagi, yang dikatakan Sakura memang ada benarnya, tapi Ino malas berdebat dengan Sakura jadi dia memilih untuk diam.
.
.
.
“Kringgg Krriiiiiiinnnngggggg”
Tak terasa bel tanda jam pelajaran telah selesai pun berbunyi, saatnya seluruh siswa-siswi pulang. Namun masih ada beberapa siswa-siswi yang  masih berada di kelas, untuk piket atau belajar kelompok. Sakura yang piket pun termasuk dalam beberapa orang tersebut.
“Haah lagi-lagi piket sendirian! Huh apa-apaan anak-anak itu!!” gerutu Sakura sembari menyapu lantai. Sakura memang terkenal sebagai anak yang rajin, pintar, dan disiplin. Dan tak lupa dia juga sangat baik namun terkadang pelit. Kebaikan Sakura inilah yang dimanfaatkan teman-temannya, mereka hanya tinggal mencari-cari alasan yang dapat Sakura percayai dan membiarkan Sakura piket sendirian. Mereka yang jahat atau Sakuranya yang oon yak? Ngenes sekali nasib Sakura. Sudah (kemungkinan besar) cintanya tak terbalaskan oleh Sasuke Uchiha, eh teman-temannya ngebodohin dia pula. Kasian. Tapi hidup belum berhenti di sini.
Setelah menyapu lantai, menghapus papan tulis, dan lain-lain, maka selesailah tugas piket Sakura. Sakura pun bergegas meninggalkan kelasnya dan tak lupa menutup pintu, karena banyak siswa-siswi yang suka merusak/mengotori kelasnya—mungkin dengan menutup pintu itu siswa-siswi nakal tidak akan masuk.
Karena kelas Sakura berada di lantai 3, maka ia harus melewati dua tangga yang panjang, sekolah sudah terasa sepi. Sakura mempercepat langkahnya. Kini dia berada di tengah-tengah anak tangga antara lantai sati dan lantai dua.
“Sasuke!” sapa Sakura sembari tersenyum manis saat melihat sang pujaan hati sedang melewati koridor depan tangga.
Sasuke reflek menoleh ke sumber suara, dan betapa terkejutnya dia menemukan Sakura sedang menatapnya dalam-dalam dengan senyum manis lebih manis dari madu atau pun susu  kental manis atau gula atau yang manis-manis lainnya. Senyum manis yang dapat melumpuhkan pertahanan laki-laki manapun. Sasuke hampir saja membalas senyum manis Sakura, tapi ditahannya. Hey! Kau tahu kenapa Sasuke pulangnya lama?! Bukan karena dia piket ataupun belajar kelompok, melainkan sengaja menunggu Naruto piket agar dapat menghindar dari gadis-gadis lebay—termasuk Sakura— yang akan merusak harinya dan menghancurkan moodnya karena risih. Hey! Siapa sih yang gak risih kalo diikutin sambil diteriak-teriakin? Huh. Okay, karena Naruto piketnya nggak selesai-selesai Sasuke pun memutuskan untuk pulang sendiri dan meninggalkan Naruto, lagipula sekolah juga sudah mulai sepi.
Namun, dia di sini, onyxnya sedang saling bertatap-tatapan dengan emerald milik Sakura. Bukankah ini yan dia hindari? Lalu mengapa dia masih diam di sini?
Beberapa detik kemudian Sasuke sadar, kemudian menghadapkan wajahnya ke depan dan mulai berjalan menuju gerbang untuk pulang. Sakura mematung, ia menyadari Sasuke berdiri menghadapnya cukup lama, karena malas berfikir Sakura memilih menyusul Sasuke ke gerbang sekolah dan pulang ke rumahnya.

To be continued.

[1][Chapter 2][Chapter 3][Chapter 4][Chapter 5]



Baca juga A SasuSaku Fanfiction: LIFE

Fina Sarah Adhari
Ig: finasaadha
Twitter: finasaraha_13
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

Berikut adalah pengertian dari hak-hak DPR & Presiden:
1. Hak Imunitas adalah kekebalan hukum  dimana hak bagi setiap anggota DPR untuk tidak dapat dituntut di hadapan dan diluar pengadilan karena pernyataan dan atau pendapat yang dikemukakan dalam rapat DPR baik terbuka maupun tertutup yang diajukannya secara lisan maupun tertulis dalam rapat-rapat DPR, kecuali jika yang bersangkutan mengumumkan apa yang disepakati dalam rapat tertutup untuk dirahasiakan & sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Tata Tertib dan kode etik (UU 18/2001). 

2. Hak Protokoler adalah hak anggota DPR untuk memperoleh penghormatan berkenaan dengan jabatannya dalam acara-acara kenegaraan atau acara resmi maupun dalam melaksanakan tugasnya. (UU 22/2003). 

3. Hak Amnesti adalah pernyataan terhadap orang banyak yang terlibat dalam suatu tindak pidana untuk meniadakan suatu akibat hukum pidana yang timbul dari tindak pidana tersebut. Amnesti (dari bahasa Yunani, amnestia) adalah sebuah tindakan hukum yang mengembalikan status tak bersalah kepada orang yang sudah dinyatakan bersalah secara hukum sebelumnya. Amnesti diberikan oleh badan hukum tinggi negara semisal badan eksekutif tertinggi, badan legislatif atau badan yudikatif.Di Indonesia, amnesti merupakan salah satu hak presiden di bidang yudikatif sebagai akibat penerapan sistem pembagian kekuasaan. Amnesti ini diberikan kepada orang-orang yang sudah ataupun yang belum dijatuhi hukuman, yang sudah ataupun yang belum diadakan pengusutan atau pemeriksaan terhadap tindak pidana tersebut. Amnesti agak berbeda dengan grasi, abolisi atau rehabilitasi karena amnesti ditujukan kepada orang banyak. Pemberian amnesti yang pernah diberikan oleh suatu negara diberikan terhadap delik yang bersifat politik seperti pemberontakan atau suatu pemogokan kaum buruh yang membawa akibat luas terhadap kepentingan negara.  

4.Hak Grasi dalam arti sempit berarti merupakan tindakan meniadakan hukuman yang telah diputuskan oleh hakim. Dengan kata lain, Presiden berhak untuk meniadakan hukuman yang telah dijatuhkan oleh hakim kepada seseorang (ampunan dari presiden pada orang yang telah dijatuhi hukuman).
Pengertian Grasi Menurut Kamus  Besar  Bahasa Indonesia (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,  Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 1990, hlm 284) Grasi yaitu ampunan yg  diberikan oleh Kepala Negara kepada  orang yg telah dijatuhi hukuman; sedangkan menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2002 tentang Grasi menyebutkan  Grasi adalah pengampunan berupa perubahan, peringanan, pengurangan, atau penghapusan pelaksanaan pidana kepada terpidana yang diberikan oleh Presiden.
Dalam arti  umum, grasi sebenarnya merupakan suatu pernyataan dari Kepala Negara yang meniadakan sebagian atau seluruh akibat hukum pidana.
Apa yang disebut pengampunan oleh Kepala Negara itu tidaklah selalu berkenaan dengan ditiadakannya pidana yang telah dijatuhkan oleh hakim, yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap (in kracht van gewijsde) saja, melainkan juga dapat berkenaan dengan:
a. Perubahan dari jenis pidana yang telah dijatuhkan oleh hakim bagi seorang terpidana. Misalnya: perubahan dari pidana mati menjadi pidana penjara seumur hidup atau menjadi pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun;
b. Pengurangan dari lamanya pidana penjara, pidana tutupan, pidana kurungan atau pidana kurungan sebagai pengganti denda atau karena telah dapat menyerahkan sesuatu ‘benda’ yang telah dinyatakan sebagai disita untuk kepentingan negara, seperti yang telah diputuskan oleh hakim, dan
c. Pengurangan dari besarnya uang denda seperti telah diputuskan oleh hakim bagi seorang terpidana.


5. Hak Abolisi merupakan suatu keputusan untuk menghentikan pengusutan dan pemeriksaan suatu perkara, dimana pengadilan belum menjatuhkan keputusan terhadap perkara tersebut. Seorang presiden memberikan abolisi dengan pertimbangan demi alasan umum mengingat perkara yang menyangkut para tersangka tersebut terkait dengan kepentingan negara yang tidak bisa dikorbankan oleh keputusan pengadilan (penghapusan hukum atau membatalkan hukum.)

6. Hak Rehabilitasi merupakan suatu tindakan Presiden dalam rangka memulihkan nama baik  seseorang yang telah hilang karena suatu keputusan hakim yang ternyata dalam waktu berikutnya terbukti bahwa kesalahan yang telah dilakukan seorang tersangka tidak seberapa dibandingkan dengan perkiraan semula atau bahkan ia ternyata tidak bersalah sama sekali. Fokus rehabilitasi ini terletak pada nilai kehormatan yang diperoleh kembali dan hal ini tidak tergantung kepada Undang-undang tetapi pada pandangan masyarakat sekitarnya.

7. Hak Amandemen  adalah hak DPR yang hampir sama dengan hak inisiatif, yaitu hak untuk mengadakan /mengajukan Perubahan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) atau Peraturan daerah (Raperda).

8. Hak Interpelasi  adalah hak DPR untuk meminta keterangan kepada pemerintah atau presiden mengenai kebijakan Pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


9. Hak Angket  adalah hak DPR untuk mengadakan penyelidikan mengenai masalah tertentu  terhadap pelaksanaan suatu undang-undang dan/atau kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

Hai gurls! Kali ini aku ingin ngereview drama korea yang udah complete 30 Mei kemarin,
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
Hai gurls! Aku bongkar-bongkar laptop dan  nemu ini hihi, jadi aku share aja deh, bisa dipake buat apa aja sih 😄
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

Aku dikuasai oleh ketakutanku
Ia seperti terlihat jelas di mataku
Masuk ke dalam relung hatiku
Merasuki jiwaku
Ketakutan yang sangat menghantuiku
Ia akan selalu ada sampai akhir hayatku
Tapi aku tak ingin terus menjadi penakut
Penakut oleh ketakutan yang tak seharusnya ada
Orang lain bisa menghadapinya
Tapi, kenapa aku tidak?
Mungkin karena dari awal aku
Pikiranku sudah tertekan olehnya
Seharusnya tidak begitu
Aku akan terlepas dari ketakutanku ini
Aku tak ingin terus terjerat di dalamnya
Aku tahu ini sangat sulit bagiku
Tapi, aku punya sahabat dan cintaku
Mereka pasti akan membantuku keluar dari ketakutanku ini
Iya, pasti

Aku yakin itu
Selasa, 10 Mei 2016
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
Aku super amatir, tapi alhamdulillah berguna, hahaha
Aku tau ini desain abal-abal, kalo yang udah pro pasti ngeliat ini kek gimana gitu, kurang ini kurang itu, haha aku bahkan ngedit pake aplikasi sedanya :))

1. Pentas Tunggal Teater 2015
Aku masih kelas X dan udah disuruh buat ginian hihi, alhasil yah seperti inilah:)))
Pamflet
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

Home
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
Newer Posts
Older Posts

hai semuanya!

About Me
selamat datang di blognya fina, semoga bermanfaat ya! jangan lupa mampir di sosial mediaku ya~

Social Media

  • Follow on Twitter
  • Like on Facebook
  • Subscribe on Youtube
  • Follow on Instagram


Umrah dan Haji Plus

Umrah & Haji Plus | Arminareka Perdana

Halo teman-teman semua, untuk teman-teman muslim di seluruh Indonesia khususnya yang berdomisili di Provinsi Nusa Tenggara Barat, ya...

Lit This Week

  • Sejarah: Kerajaan Kediri
    KERAJAAN JENGGALA •        Derah kekuasaan : Malang dan Delta Sungai Brantas. •        Pelabuhan : Surabaya, Rembang, dan Pasuruhan....
  • Catatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan)
    Nemu catatan ldk ORSIMA/OSIS tahun 2015 dulu, daripada usang di binder mending aku ketik sekalian share aja yekan ✌ Pribadi teladan:...
  • Fisika: Venturimeter Tanpa Manometer
    Venturimeter digunakan untuk mengukur laju aliran fluida. Sehari-hari: perusahaan air minum menggunakan venturimeter untuk menghitung ...

Categories

Album & Song List Beauty Chit-Chat Competition Design Drama Draw Fanficton Fashion Fiction Foods Freebies Indonesia Islam Japan Kuli-ah Photography Quotes School Travel
Creatifina

Blog Archive

  • ▼  2025 (1)
    • ▼  February 2025 (1)
      • My Review to My Dearest Nemesis
  • ►  2024 (1)
    • ►  March 2024 (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  January 2022 (1)
  • ►  2020 (10)
    • ►  September 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  May 2020 (4)
  • ►  2019 (4)
    • ►  December 2019 (1)
    • ►  July 2019 (3)
  • ►  2018 (92)
    • ►  December 2018 (6)
    • ►  November 2018 (2)
    • ►  October 2018 (2)
    • ►  September 2018 (3)
    • ►  August 2018 (5)
    • ►  July 2018 (10)
    • ►  April 2018 (13)
    • ►  March 2018 (15)
    • ►  February 2018 (20)
    • ►  January 2018 (16)
  • ►  2017 (143)
    • ►  December 2017 (13)
    • ►  November 2017 (14)
    • ►  October 2017 (26)
    • ►  September 2017 (31)
    • ►  August 2017 (22)
    • ►  July 2017 (23)
    • ►  June 2017 (13)
    • ►  May 2017 (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  June 2016 (2)
    • ►  May 2016 (2)
    • ►  April 2016 (1)
    • ►  March 2016 (1)
  • ►  2015 (25)
    • ►  July 2015 (1)
    • ►  June 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  February 2015 (3)
    • ►  January 2015 (17)
  • ►  2014 (13)
    • ►  December 2014 (9)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  October 2014 (1)
    • ►  August 2014 (1)
    • ►  May 2014 (1)
  • ►  2013 (5)
    • ►  December 2013 (1)
    • ►  November 2013 (1)
    • ►  October 2013 (2)
    • ►  May 2013 (1)

My Blog List

  • Go Blog
    POSTES 1
  • instagram
  • twitter
  • youtube

Created with by ThemeXpose