Teater dan Unsur-Unsur Pementasan Teater

by - July 08, 2017


A. PENGERTIAN TEATER
Teater berasal dari kata yunani “theatron” yang berarti tempat penonton. Istilah
Theatron merupakan turunan kata dari kata theomai yang berarti “dengan takjub melihat
Atau memandang”.
Teater merupakan cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan menggunakan
gabungan dari ucapan, gesture (gerak tubuh) mimiek, boneka, music, tari dan lain-lain.
Seni teater adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan
tubuhnya sebagai unsure utama untuk menyatakan dirinya yang diwujudkan dalam suatu
karya (seni pertunjukan) yang ditunjang oleh unsur gerak,suara,bunyi dan rupa, yang dijalin
dalam cerita pergulatan tentang kehidupan manusia.
Bunyi dan suara yang berbeda adalah sumbernya. Bunyi => benda mati , sedangkan Suara
=> makhluk hidup (angin,air,ombak).
Jika di pandang dari cara menyajikannya diatan pentas,drama atau teater, dapat di
Bedakan menjadi :
ð Pantomime, yakni jenis drama yang cara menyajikannya hanya dengan gerak-gerak saja.
Unsur-unsurnya : tubuh,gerak,rupa,bunyi.
ð Opera, yakni jenis drama yang dialog-dialognya disampaikan dengan nyanyian.
Unsur-unsurnya : gerak,suara,rupa,bunyi,tubuh.
ð Sendratari, yakni jenis drama yang prnyuguhannya menggunakan tarian.
Unsur-unsurnya : tubuh,gerak,rupa, bunyi.
ð Drama mini kata
Unsur-unsurnya : tubuh,gerak,rupa,bunyi,suara.
B.  UNSUR-UNSUR POKOK (ELEMEN DASAR TEATER)
1.    Cerita
ð Tragedy (duka cita)
ð Komedi (suka cerita)
ð Melo
Ø Gabungan antara tragedy dan komedi.
2.   Sutradara
ð Orang yang mengatur jalannya cerita dan nomor satu di dalam teater.
·        Tugas sutradara :
Ø Menerjemehkan naskah.
Ø Memilih dan melatih pemain.
Ø Menjalin kerjasama dengan penata arsitik.
Ø Harus bia menyatukan seluruh unsure yang ada untuk bekerja sama dari awal produksi sampai akhir produksi.
3.   Pemain
ð Pemeran yang menyampaikan pesan penulis kepada penonton melalui dialog/wawan kata/aktingnya.
·        Tugas pemain :
Ø Memiliki sifat prima, fleksibel, dan vocal yang terlatih dengan baik.
Ø Observasi kehidupan
Ø Menguasai kekuatan psikisnya/mental.
Ø Memahami dan mengetahui naskah lakon, penokohan, tema,jalinan cerita.
Ø Harus berkonsentrasi pada imajinasi, suasana dan intensitas panggung.
Ø Bersedia bekerja keras secara teratur dan terus menerus.
·        5 macam sifat penonton :
Ø Kecenderungan berpolarisasi.
Ø Mudah menerima rangsangan.
Ø Sikap hubungan yang lunak.
Ø Hilangnya identitas pribadi.
Ø Mudah diarahkan.

Teater ?
Penafsiran Dalam Bentuk: Cerita, Dialog, Benda-Benda Perlen Gkapan Pentas, Tata Musik, Tata Busana, Dekorasi, Atau Bentuk Fisik Tokoh Cerita.
Sandiwara ?
Sandi (Rahasia), Warah (Pengajaran)
Pengajaran Dilakukan Melalui Perlambang Yang Diwujudkan
Dalam Bentuk Tingkah Laku Dan Dialog-Dialog (Penekanan Pada Aspek Seni Atau Ekspresi)
Fungsi Teater Tradisional
Asal Mula Teater Sebagai Sarana Upacara.
1.Teater Sebagai Sarana Hiburan
2.Teater Sebagai Media Ekspresi

Teater Dibagi 2 :
1.Teater Tradisional
1.Ludruk ( Jawa Timur )
2.Lenong ( Jakarta – Betawi )
3.Ketoprak ( Jawa Tengah )
4.Randa I ( Sumatra Barat )
2.Teater Non Tradisional
Eks: Opera Romeo N Juliet

Jenis-Jenis Teater Tradisional
1.Ludruk ( Jawa Timur )
2.Lenong ( Jakarta – Betawi )
3.Ketoprak ( Jawa Tengah )
4.Randa I ( Sumatra Barat )

Apresiasi Seni Teater
Konsep Dasar Teater Pada Awalnya Merupakan Persiapan Yang Berkenaan Dengan Teknik Penatalaksanaan Pertunjukan Yang Dipentaskan.
Seni Teater Adalah Bentuk Seni Pertunjukan Yang Berhubungan Dengan Kisah Kehidupan Manusia, Baik Langsung Dan Tidak Langsung Berhadapan Dengan Penonton.
2 Macam Seni Teater Di Indonesia
1.Seni Teater Tradisional
Yaitu Teater Yang Berasal Dari Kebudayaan Indonesia
Ex. Randai ( Riau ), Wayang Orang
Dsb.
2. Seni Teater Non Tradisional.
Yaitu Teater Yang Bukan Dari Kebudayaan Indonesia.
Ex. Opera Romeo & Juliet.

Media Seni Teater / Drama
Tubuh
Suara
Kata
Gerak
Akting
Ilustrasi Musik

Peralatan/ Properti
Nperalatan Proses Pembuatan
- Kamera, Film, Kamera Foto, Lampu, Alat Editing, Generator, Peralatan Laga/Akting, Peralatan Suara Dsb
Peralatan Properti
- Subjek Dan Objek Visualisasi Film Yang Meliputi Hampir Seluruh Wujud Mahkluk Atau Benda Yang Ada Di Alam Ini.

Berkarya Seni Teater
Unsur-Unsur Drama
1.Tema
Adalah Pikiran Pokok Yang Mendasari Kisah Drama.
Ex. Tema : Percintaan
Topik : Cinta Yang Terhalang
Judul : Romeo Dan Juliet
2.Plot
2. Konflik
- Mulai Ada Kejadian Atau Insiden Yang Melibatkan Tokoh Dalam Masalah.
3. Komplikasi
- Insiden Berkembang Dan Menimbulkan Konflik-Konflik Yang Semakin Banyak, Ruwet, Dan Saling Terkait Namun Belum Tampak Pemecahannya.

4. Krisis/Klimaks
- Berbagai Konflik Telah Sampai Pada Puncaknya Sehingga Merupakan Puncak Ketegangan Bagi Penonton. Berupa Akhir Perrtikaian Dari Tokoh Protogonis ( Ideal ) Dan Antagonis ( Tidak Ideal ).
5. Resolusi
- Penyelesaian Konflik. Kisah Dapat Berakhir Menyenangkan Serta Dapat Pula Berakhir Tragis Dan Menimbulkan Protes Dibenak Penonton.

3. Karakter
Karakter Adalah Keseluruhan Ciri-Ciri Jiwa Atau Kepribadian Seorang Tokoh Dalam Kisah Drama.
Ex : Baik Hati, Keras , Sombong, Rendah Diri, Munafik, Materealistik, Ramah, Pemarah, Dll.

4. Dialog
Dialog Adalah Percakapan Antar Tokoh Yang Bersamaan Dalam Suatu Gerak Atau Adegan Untuk Merangkai Jalannya Kisah.

5. Bahasa
Bahasa Merupakan Bahan Dasar / Skenario, Dalam Wujud Kata Atau Kalimat.
6.Ide Dan Pesan
Keadaan Kehidupan Di Masyarakat Sebagai Sumber Ide Atau Gagasan Yang Mempunyai Nilai Pendidikan.

7. Setting
Yaitu Keadaan Tempat Dan Suasana Terjadinya Suatu Adegan Baik Diatas Panggung Maupun Dilokasi Shooting.

Unsur-Unsur Pementasan Drama/Film
1.Naskah/Skenario
2. Pemain/Pemeran
3. Sutradara
4.Properti
5.Penataan
6.Penonton

1. Naskah Drama
-Karangan Yang Berisi Sebuah Kisah Dengan Nama-Nama Tokoh Dan Dialog Yang Diucapkannya.
Skenario Yaitu Naskah Drama Besar Yang Berisi Uraian Lengkap ; Keadaan, Properti, Nama Tokoh, Karakter, Petunjuk Akting/Eskpresi Dsb.
2. Pemain/Pemeran
-Orang Yang Memeragakan Kisah Tokoh Tertentu.
1.Peran Utama
Peran Yang Menjadi Pusat Perhatian Dalam Kisah.
2.Peran Pembantu
Peran Yang Bukan Pusat Perhatian
3.Peran Tambahan/Figuran
Peran Yang Diciptakan Untuk Memperkuat Gambaran Suasana. ( Stuntman Atau Peran Pengganti Untuk Melakukan Adegan Berbahaya) .

3. Sutradara
-Orang Yang Memimpin Dan Mengatur Seluruh Teknik Pembuatan Atau Pementasan Drama/Film.
4. Properti
- Seluruh Perlengkapan Yang Diperlukan Dalam Pementasan Drama Atau Film.
5. Penataan
-Semua Bagian Pekerjaan Yang Mendukung Terlaksananya Pembuatan Drama.
1.Tata Rias Adalah Cara Mendandani Pemain Dalam Memerankan Tokoh Tertentu Agar Lebih Meyakinkan.
2.Tata Busana Adalah Pengaturan Pakaian Pemain Agar Mendukung Keadaan Yang Dikehendaki
3.Tata Pentas
4.Tata Lampu

6. Penonton

Penonton Termasuk Unsur Pementasan Drama Atau Film Karena Merupakan Saksi Dari Hasil Akhir Seluruh Kerabat Kerja.

You May Also Like

0 comment

What do you think about this post?