• Home
  • School
  • Writing
    • Fiction
      • SasuSaku Fanfiction
  • Girl Things
    • Fashion
    • Beauty
  • Travel
  • Portopholios
    • Photography
    • Design
facebook instagram twitter youtube

Creatifina


Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena rahmat, taufiq dan hidayahNya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Kedua kalinya salawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW yang telah mengarahkan kita kepada agama yang diridhai Allah SWT yakni agama Islam.
Namun kami yakin tanpa adanya bimbingan, dorongan, motivasi dan do’a, makalah yang berjudul “Fungsi Hadits terhadap Al-Qur’an sebagai Bayan At-Tafsir” ini tidak akan terwujud.Selain itu ucapan terima kasih kami kepada yang terhormat, guru pembimbing kami, M. Zainul Luthfi, S.Pd
 Akhir kata penulis menyadari maklah ini masih banyak kesalahan, baik dalam penulisan maupun informasi yang terkandung didalam makalah ini, oleh karena itu kami mengharapkan kritik maupun saran yang membangun demi perbaikan dan kesempurnaan dimasa yang akan datang. Dan semoga makalah ini bisa membawa manfaat bagi kita khususnya bagi kami. Amin.




Mataram, 4 April 2015

Kelompok 2





Daftar Isi
Kata Pengantar................................................................................ 1
BAB I : Pendahuluan......................................................................... 3
A.                                                                                                                                                                                                                                                                Latar Belakang......................................................................................................... 3
B.                                                                                                                                                                                                                                                                 Rumusan Masalah............................................................................................ 3
C.                                                                                                                                                                                                                                                                 Tujuan   3
BAB II : Pembahasan........................................................................ 4
A.                                                                                                                                                                                                                                                                Hadits sebagai Bayan terhadap Model Tafsir Al-Qur’an........................................... 4
B.                                                                                                                                                                                                                                                                 Hadits sebagai Bayan At-Tafsir................................................................................. 9
BAB III : Kesimpulan......................................................................... 13
Daftar Pustaka................................................................................. 14


BAB I
Pendahuluan
A.  Latar Belakang
Mayoritas Ulama sepakat bahwa hadits atau sunnah merupaan sumber hukum Islam kedua setelah al-Qur’an. Kedunya tidak dapat dipisahkan. Sebab antara keduanya sama-sama merupakan wahyu Allah SWT. Jika al-Qur’an disebut sebagai whyu “al-matluw” (wahyu yang terbaca), maka sunnah merupakan wahyu “ghair al-watluw”(wahyu yang tidak terbaca). Artinya al-Qur’an merupakan wahyu yang terbaca yang disusun secara sistematis dan mengandung nilai mu’jizat, sementara sunnah merupakan wahyu yang diriwayatkan (marwiy) yang dinukil tanpa susunan yang sistematis sebagaimana al-Qur’an, dan juga tidak mengandung nilai mu’jizat, tidak matluw meskipun maqru’. “dan tiadalah yang diucapkan itu (al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya”. Ucapanya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)”. Oleh karena itu, umat Islam diwajibkan untuk taat kepada sunah sebagaimana ketaatannya kepada al-Qur’an. Dalam hubungannya dengan Al-Qur’an, hadits mempunyai peran penting yaitu sebagai penjelas dari ayat-ayat Al-Qur’an.Namun hadits itu sendiri dibagi atas beberapa pengertian dan konstektual. Sedangkan fungsi hadits sebagai penjelas juga banyak pembagiannya seperti bayan tafsir, bayan taqrir, dan bayan tabdil atau nasakh.

B.   Rumusan Masalah
1.     Apakah fungsi Hadits sebagai bayan?
2.     Apakah fungsi Hadits sebagai bayan at-tafsir?

C.  Tujuan
Untuk mengetahui peranan hadits sebagai penjelas dari ayat-ayat tertentu dari Al-Qur’an.
BAB II
Pembahasan
A.  Hadits sebagai Bayan terhadap Model Tafsir Al-Qur’an
Semua umat Islam telah sepakat bahwa hadits rasul adalah sumber dan dasar hukum Islam setelah al-Qur’an, dan umat Islam diwajibkan mengikuti dan mengamalkan hadits sebagaimana diwajibkan mengikuti dan mengamalkan al-Qur’an.
al-Qur’an dan Hadits merupakan dua sumber hukum pokok syariat Islam secara mendalam dan lengkap tanpa kembali kepada dua sumber hukum tersebut. Seorang mujtahid dan seorang Ulama pun tidak diperbolehkan hanya mencukupkan diri dengan mengambil salah satu diantara keduanya.
Banyak kita jumpai ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits yang memberikan pengertian hadits merupakan sumber hukum Islam setelah al-Qur’an yang wajib diikuti, dan diamalkan baik dalam bentuk perintah maupun larangannya, dan uraian dibawah ini merupakan penjelasan tentang kedudukan hadits dalam syariat Islam dengan mengambil beberapa dalil, baik aqli maupun naqli.
Hadits sebagai bayan (penjelas) dalam ajaran Islam berfungsi sebagai memperkokoh apa yang terkandung dalam al-Qur’an (bayan taqrir), sebagai penjelas ayat yang mujmal (bayan tafsir), mengadakan suatu hukum yang belum ada dalam al-Qur’an (bayan tasyri’), dan juga sebagai mengganti suatu hukum atau menghapus suatu hukum (bayan nasakh).
Telah diketahui, bahwa makna dan kandungan al-Qur’an kebanyakan adalah masih bersifat ‘am (umum) dan mujmal (global). Hal itu tentu saja menghajatkan penjelasan-penjelasan yang lebih terang dan detail . Muhammad Saw. sebagai Rasulullah, telah diberikan tugas dan otoritas (wewenang penuh) untuk menjelaskan terhadap makna al-Qur’an.
Hal itu sebagaimana dijelaskan Allah Swt. dalam al-Qur’an, surat an-Nahl, ayat 44
Artinya: keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.

[Yakni: perintah-perintah, larangan-larangan, aturan dan lain-lain yang terdapat dalam Al Quran.

Ayat ini adalah merupakan salah satu penetapan tugas Rasul untuk menjelaskan makna al-Qur’an, sekaligus merupakan fasilitas legal dari Allah, atas kewajiban umat Islam untuk mentaati dan mengikuti apa yang dilakukan oleh Nabi saw. Sehubungan dengan hal tersebut di atas.
Musthafa as-Sibaiy secara garis besar menjelaskan bahwa terdapat tiga fungsi Nabi Saw. dalam arti Hadis / Sunnah terhadap model tafsir al-Qur’an, di antaranya :
1.     Sebagai memperkuat hukum yang terkandung dalam al-Qur’an, baik yang global maupun yang detail.
2.     Menjelaskan hukum-hukum yang terkandung dalam al-Qur’an , yakni mentaqyidkan (mempersyaratkan) yang mutlak, mentafshilkan yang mujmal dan mentakhsiskan (penentuan yang khusus) atas yang masih ‘am.
3.    Menetapkan hukum yang tidak disebutkan oleh al-Qur’an.
Beberapa contoh mengenai fungsi hadis / sunnah sebagaimana yang dijelaskan oleh Musthafa as- Siba’iy, seperti yang dikutip oleh Fatchur Rahman, menjelaskan:
1.    Sebagai penetapan untuk memperkuat hukum, seperti dalam al-Qur’an yang mengharamkan tentang bersaksi palsu atau berkata dusta, Allah SWT. berfirman dalam al-Qur’an Surah al-Hajj ayat 30
  
Artinya: Demikianlah (perintah Allah). dan Barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah[989] Maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. dan telah Dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, Maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta.

[989] Maksudnya antara lain Ialah: bulan Haram (bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab), tanah Haram (Mekah) dan ihram.

Kemudian Nabi Saw. dengan hadisnya menguatkannya, sebagaimana sabdanya yang artinya “ Perhatikanlah ! Aku akan memberitahukan kepadamu sekalian tentang sebesar – besarnya dosa. Sahut kami : Baiklah yaa Rasulullah , beliau meneruskan sabdanya ; musyrik kepada Allah, menyakiti kedua orang tua. Saat itu Rasulullah sedang bersandar, tiba-tiba duduk , seraya bersabda lagi ; Awas ! berkata (bersaksi) palsu.”

2.    Menjelaskan hukum al-Qur’an yang masih mujmal, misalnya: Nash al-Qur’an, mengharamkan bangkai dan darah secara global dan mutlak, sebagaimana firman Allah dalam al-Qur’an Surah Al-Maidah ayat 3
  
Artinya: diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah[394], daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya[395], dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah[396], (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pada hari ini[397] orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa[398] karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[394] Ialah: darah yang keluar dari tubuh, sebagaimana tersebut dalam surat Al An-aam ayat 145.
[395] Maksudnya Ialah: binatang yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk dan yang diterkam binatang buas adalah halal kalau sempat disembelih sebelum mati.
[396] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.
[397] Yang dimaksud dengan hari Ialah: masa, Yaitu: masa haji wada', haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w.
[398] Maksudnya: dibolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh ayat ini jika terpaksa.

Kemudian al-Sunnah mentaqyidkan (memberi persyaratan) kemutlakannya, dan mentaksiskan (memberi ketentuan khusus) atas keharamannya, serta menjelaskan macam-macam bangkai dan darah. Sebagaimana Sabda Nabi Saw. menjelaskan : “ Dihalalkan bagi kita dua macam bangkai, dan dua macam darah. Adapun dua macam bangkai itu, ialah bangkai ikan dan bangkai belalang, sedang dua macam darah itu ialah hati dan limpa”.( HR. Ibn Majah dan al-Hakim ).

3.    Sebagai dasar untuk menetapkan hukum yang tidak didapati dalam al-Qur’an, seperti larangan mengawini seorang wanita yang sepersusuan, karena dianggap muhrim (senasab), misalnya sabda Nabi Saw :
“Sungguh Allah telah mengharamkan mengawini seseorang karena sepersusuan, sebagaimana halnya Allah telah mengharamkannya karena senasab”. (HR. Bukhari-Muslim).

Kemudian berdasarkan pendapat para ‘ulama, sebagaimana dikutip oleh M. Syuhudi Ismail, menjelaskan ; bahwa , fungsi al-Hadis atau al-Sunnah dibagi menjadi: bayan tafsir, bayan taqrir, dan bayan tabdal atau nasakh. Namun, di dalam makalah ini, kami hanya diberi tugas untuk mengulas bayan tafsir.

B.  Hadits sebagai Bayan Tafsir
Tafsir adalah keterangan atas Al-Qur’an yang belum dimengerti. Maksudnya, penjelasan atas ayat- ayat Al-Qur’an. Tafsir secara Etimologis adalah penjelasan dan mengungkapkan. Kata tafsir diambil dari kata fassara – yufassiru- tafsiran yang berarti keterangan atau uraian. Pada dasarnya kata tafsir berdasarkan bahasa tidak terlepas dari kandungan makna Al-Qur’an (Menjelaskan) Al-Bayan (Menerangkan) Al-Kasif (Mengungkapkan), Al-Azhar (Menampakkan) dan Al-Ibanah ( Menjelaskan ). Tafsir secara istilah adalah ilmu yang membahas tentang cara mengucap lafaz Al-Qur’an, makna-makna yang ditujukan dan hukum-hukumnya, baik ketika berdiri sendiri atau tersusun. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan tafsir adalah menjelaskan atau menerangkan ayat-ayat Al-Qur’an yang belum paham maksudnya.
Sedangkan, bayan tafsir berfungsi menjelaskan ayat-ayat yang mujmal (global) dan musytarak (satu lafadz yang memiliki makna), memberikan persyaratan ayat-ayat yang bersifat mutlak, dan menkhususkan ayat-ayat yang bersifat umum.
a.    Tafsir Mujmal
Sebagai penjelasan ayat-ayat yang mujmal (global) dan musytarak (satu lafadz yang memiliki makna), contoh:
صلو ا كما رأيتمو ني أصلي (ر واه البخا ريي)
“sholatlah sebagaimana engkau melihatku sholat” (HR. Bukhari)
Hadits diatas menjelaskan sebagaimana mendirikan sholat. Sebab dalam Al-Qur’an tidak dijelaskan secara rinci sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 43

Artinya: dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'[44].

[44] Yang dimaksud ialah: shalat berjama'ah dan dapat pula diartikan: tunduklah kepada perintah-perintah Allah bersama-sama orang-orang yang tunduk.

b.    Tafsir Mutlaq
Sebagai penjelasan ayat-ayat yang bersifat mutlak. Sedangkan contoh hadits yang membatasi ayat-ayat Al-Qur’an yang bersifat mutlak adalah:
أتي رسو ل الله صلى عليه و سلم بسا ر ق فقطع يد ه من مفصل الكففا
“Rasulullah SAW. Didatangi seseorang dengan membawa pencuri, maka beliau memotong tangan pencuri dari pergelangan tangan”.

Hadits ini mentaqyid QS. Almaidah:38
 
Artinya: laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

c.                                                                                                                                                                                                           Tafsir Am
Sebagai penjelasan untuk menkhususkan ayat-ayat yang bersifat umum. Sedangkan contoh hadits yang berfungsi untuk mengkhususkan keumuman ayat Al-Qur’an, Nabi SAW bersabda:
قل النبي صلى الله عليه و سلم لا ير ث المسلم الكا فر ولا الا الكا فر المسلم (ر وا ه البخا ري) 
“Tidaklah orang muslim mewarisi dari orang kafir, begitu juga kafir tidak mewarisi dari orang muslim” (HR.Bukhari)

Hadits tersebut mengkhususkan keumuman QS. An-Nisa:11
  
Artinya: Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu : bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan[272]; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua[273], Maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, Maka ia memperoleh separo harta. dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), Maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, Maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.

[272] Bagian laki-laki dua kali bagian perempuan adalah karena kewajiban laki-laki lebih berat dari perempuan, seperti kewajiban membayar maskawin dan memberi nafkah. (Lihat surat An Nisaa ayat 34).
[273] Lebih dari dua Maksudnya : dua atau lebih sesuai dengan yang diamalkan Nabi.
BAB III
Kesimpulan
Dari berbagai uraian yang telah disampaikan pada bab sebelumnya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.     Hadits merupakan berbagai hal yang telah diucapkan dan dicontohkan oleh Rosululloh yang harus dajadikan pedoman dan contoh bagi umat Islam
2.     Fungsi Hadits terhadap Al-Qur’an adalah sebagai penguat dan memperjelas apa-apa yang ada di dalam Al-Qur’an yang masih bersifat global (mu’mal).
3.    Hadits dan Al-Qur’an adalah merupakan sumber hukum dalam kehidupan manusia untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
4.    Fungsi hadits sebagai bayan tafsir ialah sebagai penjelas atau penerang terhadap ayat-ayat yang masih mujmal (global) dan yang musytarak ( dobitus : satu lafadz mengandung beberapa makna).


Daftar Pustaka
http://lebak-kauman.blogspot.com/2013/02/fungsi-hadits-dalam-ajaran-islam.html
https://prezi.com/njb2wppjid0-/hadist/

Dapat didownload disini
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cara download:
1. Klik tulisan 'disini' di atas
2. Silang laman yang tidak perlu, tunggu loading sebentar
3. Tekan 'Skip Ad'
4. Download file drive di tanda unduh (panah ke bawah ↓) di pojok kanan atas laman google drive
5. Selesai, tinggal cek di folder download

❤❤❤ 
Fina Sarah Adhari
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
          Hi girls! Hari ini aku pengen kasi tahu kalian game online facebook yang sering aku mainkan. Well, karena cewek suka pakaian apalagi yang lucu-lucu, ini aku maininnya yang fashion aja, aku ga begitu suka mainin game yang masak-masakan, hehe. 
Share
Tweet
Pin
Share
2 comment

             Fina baru selesai menulis Review Drama Korea & OST: Fight for My Way 💕 dan mau cerita tentang hari ini. Karena as what i said before, kalau kerjaannya cuma makan tidur aja fina gabakalan cerita lah ya, ehe. 
             Jadi, hari ini pagi-pagi sekitar jam delapan atau sembilan fina ngedownload episode terakhirnya si Fight for My Way itu, waktu ngedownload ada yang komentar kalo si Ko Dong Man mati, ahelah, kan fina gasuka tu cerita sad ending, jadi males nontoninnya, tapi penasaran, jadi ya ditontonin, fina tunggu-tunggu bagian Dong Man mati dan... gaada-_- tipu daya muslihat manusia aduhai, akhirnya fina ikutan komen Dong Man mati hahahaha#evillaugh
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

 Hai gurls! Kali ini aku mau ngereview drama korea yang baru aja complete hari ini. Drama ini udah aku ikutin dari awal, hwaaa. Excited banget deh! Soalnya aku emang suka Kim Ji Won yang cantik, trus trailer drama ini juga lucu banget, sukaaa💛
Share
Tweet
Pin
Share
12 comment


Halo teman-teman semua, untuk teman-teman muslim di seluruh Indonesia khususnya yang berdomisili di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang ingin melaksanakan Haji/Umrah Plus bisa menghubungi orang tua saya (khususnya Ibu saya) dengan mengunjungi website http://solusiumrahbynawa.blogspot.co.id/ atau langsung hubungi (telp/whatsapp) 0822 4720 3264 (Bq. Purnawati)
Terimakasih, wassalam.



Share
Tweet
Pin
Share
No comment

          Hai semuanya, hari ini fina mau cerita-cerita nih tentang kegiatan hari ini. Sebagai mahasiswa baru (maba), fina menjalani hari-hari sepi tanpa kegiatan yang berarti, mau jalan-jalan keliling Lombok gaada yang ngajakin, mau jalan ke mall gaada duit, mau jalan (lari) deket rumah lagi musim hujan (gaenak aja gitu lari terus tetiba kena hujan), mau belajar tapi males, gaada yang bener deh.
          Jadi, semenjak libur UN sampai sekarang, fina pengangguran, ditambah fina (alhamdulillah) lulus SNMPTN jadi semakin males belajar. Kan katanya pas baru masuk kuliah di UNRAM mesti belajar di gedung bersama dan yang dipelajari pelajaran yang kayak di SBMPTN, dan fina belum belajar sama sekali, HAHA.
           Hari ini, sehabis solat subuh fina main hape, buka Line, buka Instagram (eh follow @finasaadha ya!), pokoknya buka sosial media deh! Parahnya fina sambil tidur-tiduran sampai jam 10, rumah udah rapi jadi gaada yang perlu dirapihin, HEHE.
           Mama yang sudah rapi mengajak fina keliling-keliling, awalnya fina gamau, tapi setelah dipikir-pikir lagi, daripada diam di rumah tidur-tiduran sampe pusing kan ya?
           Akhirnya fina siap-siap pergi, trus fina sama mama naik motor.
          First stop kita ke SAMSAT Gerung. Disini mama mau ngurusin STNK motornya kak lia, mau balik nama soalnya motornya kak lia platnya solo, jadi mau diganti jadi plat lombok sini hehe. Tapi ternyata petugas mutasinya lagi ga buka gitulah, akhirnya kita beli blangko, dan digosok mesinnya sama pak petugasnya.
          Selanjutnya kita ke percetakan foto lalu ke toko baju buat beli kemeja putih fina untuk OSPEK dan kuliah, lalu kita ke Cakranegara beli kain untuk jahitannya mama, dan balik lagi ke percetakan foto buat ngambil foto mama.
          Dan, udah pulang deh. Btw, kita lagi puasa jadi ga pergi makan-makan 😃
          DAN INTI CERITANYA ADALAH
         Pas pulang, udah solat dan segala macem, fina langsung buka laptop, main line dan buka blogger, fina berpikir buat ganti labels TAPI yang terjadi adalah fina ngehapus postingannya, HAPUS. Gila dah, mending 1 post ini 25! Argh kesel sendiri. Emang sih salah fina, pake acara sok tahu caari ganti labels, dengan songongnya fina asal aja klik-klik dan ga buka tutorial. Huhh, setelah menangis, fina langsung memutuskan untuk starting over, jadi fina ngulang aja postnya dikemudian hari, yes, itu cuma postingan tentang keseharian fina sama teman-teman, tapi percayalah, itu berharga😭
          
         So thats why, fina meresmikan label Chit-Chat sebagai postingan keseharian fina yang berarti (ga cuma tidur-tiduran doang). 
         Okay, resmi ;)
          Hahaha.
Share
Tweet
Pin
Share
1 comment

A. PENGERTIAN TEATER
Teater berasal dari kata yunani “theatron” yang berarti tempat penonton. Istilah
Theatron merupakan turunan kata dari kata theomai yang berarti “dengan takjub melihat
Atau memandang”.
Teater merupakan cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan menggunakan
gabungan dari ucapan, gesture (gerak tubuh) mimiek, boneka, music, tari dan lain-lain.
Seni teater adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan
tubuhnya sebagai unsure utama untuk menyatakan dirinya yang diwujudkan dalam suatu
karya (seni pertunjukan) yang ditunjang oleh unsur gerak,suara,bunyi dan rupa, yang dijalin
dalam cerita pergulatan tentang kehidupan manusia.
Bunyi dan suara yang berbeda adalah sumbernya. Bunyi => benda mati , sedangkan Suara
=> makhluk hidup (angin,air,ombak).
Jika di pandang dari cara menyajikannya diatan pentas,drama atau teater, dapat di
Bedakan menjadi :
ð Pantomime, yakni jenis drama yang cara menyajikannya hanya dengan gerak-gerak saja.
Unsur-unsurnya : tubuh,gerak,rupa,bunyi.
ð Opera, yakni jenis drama yang dialog-dialognya disampaikan dengan nyanyian.
Unsur-unsurnya : gerak,suara,rupa,bunyi,tubuh.
ð Sendratari, yakni jenis drama yang prnyuguhannya menggunakan tarian.
Unsur-unsurnya : tubuh,gerak,rupa, bunyi.
ð Drama mini kata
Unsur-unsurnya : tubuh,gerak,rupa,bunyi,suara.
B.  UNSUR-UNSUR POKOK (ELEMEN DASAR TEATER)
1.    Cerita
ð Tragedy (duka cita)
ð Komedi (suka cerita)
ð Melo
Ø Gabungan antara tragedy dan komedi.
2.   Sutradara
ð Orang yang mengatur jalannya cerita dan nomor satu di dalam teater.
·        Tugas sutradara :
Ø Menerjemehkan naskah.
Ø Memilih dan melatih pemain.
Ø Menjalin kerjasama dengan penata arsitik.
Ø Harus bia menyatukan seluruh unsure yang ada untuk bekerja sama dari awal produksi sampai akhir produksi.
3.   Pemain
ð Pemeran yang menyampaikan pesan penulis kepada penonton melalui dialog/wawan kata/aktingnya.
·        Tugas pemain :
Ø Memiliki sifat prima, fleksibel, dan vocal yang terlatih dengan baik.
Ø Observasi kehidupan
Ø Menguasai kekuatan psikisnya/mental.
Ø Memahami dan mengetahui naskah lakon, penokohan, tema,jalinan cerita.
Ø Harus berkonsentrasi pada imajinasi, suasana dan intensitas panggung.
Ø Bersedia bekerja keras secara teratur dan terus menerus.
·        5 macam sifat penonton :
Ø Kecenderungan berpolarisasi.
Ø Mudah menerima rangsangan.
Ø Sikap hubungan yang lunak.
Ø Hilangnya identitas pribadi.
Ø Mudah diarahkan.

Teater ?
Penafsiran Dalam Bentuk: Cerita, Dialog, Benda-Benda Perlen Gkapan Pentas, Tata Musik, Tata Busana, Dekorasi, Atau Bentuk Fisik Tokoh Cerita.
Sandiwara ?
Sandi (Rahasia), Warah (Pengajaran)
Pengajaran Dilakukan Melalui Perlambang Yang Diwujudkan
Dalam Bentuk Tingkah Laku Dan Dialog-Dialog (Penekanan Pada Aspek Seni Atau Ekspresi)
Fungsi Teater Tradisional
Asal Mula Teater Sebagai Sarana Upacara.
1.Teater Sebagai Sarana Hiburan
2.Teater Sebagai Media Ekspresi

Teater Dibagi 2 :
1.Teater Tradisional
1.Ludruk ( Jawa Timur )
2.Lenong ( Jakarta – Betawi )
3.Ketoprak ( Jawa Tengah )
4.Randa I ( Sumatra Barat )
•
2.Teater Non Tradisional
Eks: Opera Romeo N Juliet

Jenis-Jenis Teater Tradisional
1.Ludruk ( Jawa Timur )
2.Lenong ( Jakarta – Betawi )
3.Ketoprak ( Jawa Tengah )
4.Randa I ( Sumatra Barat )

Apresiasi Seni Teater
Konsep Dasar Teater Pada Awalnya Merupakan Persiapan Yang Berkenaan Dengan Teknik Penatalaksanaan Pertunjukan Yang Dipentaskan.
Seni Teater Adalah Bentuk Seni Pertunjukan Yang Berhubungan Dengan Kisah Kehidupan Manusia, Baik Langsung Dan Tidak Langsung Berhadapan Dengan Penonton.
2 Macam Seni Teater Di Indonesia
1.Seni Teater Tradisional
Yaitu Teater Yang Berasal Dari Kebudayaan Indonesia
Ex. Randai ( Riau ), Wayang Orang
Dsb.
2. Seni Teater Non Tradisional.
Yaitu Teater Yang Bukan Dari Kebudayaan Indonesia.
Ex. Opera Romeo & Juliet.

Media Seni Teater / Drama
Tubuh
Suara
Kata
Gerak
Akting
Ilustrasi Musik

Peralatan/ Properti
Nperalatan Proses Pembuatan
- Kamera, Film, Kamera Foto, Lampu, Alat Editing, Generator, Peralatan Laga/Akting, Peralatan Suara Dsb
Peralatan Properti
- Subjek Dan Objek Visualisasi Film Yang Meliputi Hampir Seluruh Wujud Mahkluk Atau Benda Yang Ada Di Alam Ini.

Berkarya Seni Teater
Unsur-Unsur Drama
1.Tema
Adalah Pikiran Pokok Yang Mendasari Kisah Drama.
Ex. Tema : Percintaan
Topik : Cinta Yang Terhalang
Judul : Romeo Dan Juliet
2.Plot
2. Konflik
- Mulai Ada Kejadian Atau Insiden Yang Melibatkan Tokoh Dalam Masalah.
3. Komplikasi
- Insiden Berkembang Dan Menimbulkan Konflik-Konflik Yang Semakin Banyak, Ruwet, Dan Saling Terkait Namun Belum Tampak Pemecahannya.

4. Krisis/Klimaks
- Berbagai Konflik Telah Sampai Pada Puncaknya Sehingga Merupakan Puncak Ketegangan Bagi Penonton. Berupa Akhir Perrtikaian Dari Tokoh Protogonis ( Ideal ) Dan Antagonis ( Tidak Ideal ).
5. Resolusi
- Penyelesaian Konflik. Kisah Dapat Berakhir Menyenangkan Serta Dapat Pula Berakhir Tragis Dan Menimbulkan Protes Dibenak Penonton.

3. Karakter
Karakter Adalah Keseluruhan Ciri-Ciri Jiwa Atau Kepribadian Seorang Tokoh Dalam Kisah Drama.
Ex : Baik Hati, Keras , Sombong, Rendah Diri, Munafik, Materealistik, Ramah, Pemarah, Dll.

4. Dialog
Dialog Adalah Percakapan Antar Tokoh Yang Bersamaan Dalam Suatu Gerak Atau Adegan Untuk Merangkai Jalannya Kisah.

5. Bahasa
Bahasa Merupakan Bahan Dasar / Skenario, Dalam Wujud Kata Atau Kalimat.
6.Ide Dan Pesan
Keadaan Kehidupan Di Masyarakat Sebagai Sumber Ide Atau Gagasan Yang Mempunyai Nilai Pendidikan.

7. Setting
Yaitu Keadaan Tempat Dan Suasana Terjadinya Suatu Adegan Baik Diatas Panggung Maupun Dilokasi Shooting.

Unsur-Unsur Pementasan Drama/Film
1.Naskah/Skenario
2. Pemain/Pemeran
3. Sutradara
4.Properti
5.Penataan
6.Penonton

1. Naskah Drama
-Karangan Yang Berisi Sebuah Kisah Dengan Nama-Nama Tokoh Dan Dialog Yang Diucapkannya.
Skenario Yaitu Naskah Drama Besar Yang Berisi Uraian Lengkap ; Keadaan, Properti, Nama Tokoh, Karakter, Petunjuk Akting/Eskpresi Dsb.
2. Pemain/Pemeran
-Orang Yang Memeragakan Kisah Tokoh Tertentu.
1.Peran Utama
Peran Yang Menjadi Pusat Perhatian Dalam Kisah.
2.Peran Pembantu
Peran Yang Bukan Pusat Perhatian
3.Peran Tambahan/Figuran
Peran Yang Diciptakan Untuk Memperkuat Gambaran Suasana. ( Stuntman Atau Peran Pengganti Untuk Melakukan Adegan Berbahaya) .

3. Sutradara
-Orang Yang Memimpin Dan Mengatur Seluruh Teknik Pembuatan Atau Pementasan Drama/Film.
4. Properti
- Seluruh Perlengkapan Yang Diperlukan Dalam Pementasan Drama Atau Film.
5. Penataan
-Semua Bagian Pekerjaan Yang Mendukung Terlaksananya Pembuatan Drama.
1.Tata Rias Adalah Cara Mendandani Pemain Dalam Memerankan Tokoh Tertentu Agar Lebih Meyakinkan.
2.Tata Busana Adalah Pengaturan Pakaian Pemain Agar Mendukung Keadaan Yang Dikehendaki
3.Tata Pentas
4.Tata Lampu

6. Penonton

Penonton Termasuk Unsur Pementasan Drama Atau Film Karena Merupakan Saksi Dari Hasil Akhir Seluruh Kerabat Kerja.
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

Bilangan kuantum (bahasa Inggris: Quantum number) adalah bilangan yang menyatakan kedudukan atau posisi elektron dalam atom yang diwakili oleh suatu nilai yang menjelaskan kuantitas kekal dalam sistem dinamis.
Bilangan kuantum utama (n)
Bilangan kuantum utama (primer) digunakan untuk menyatakan tingkat energi utama yang dimiliki oleh elektron dalam sebuah atom. Bilangan kuantum utama tidak pernah bernilai nol. Bilangan kuantum utama dapat mempunyai nilai semua bilangan positif, yaitu 1,2,3,4 dan seterusnya. Sedangkan kulit atom dinyatakan dengan huruf K,L,M,N dan seterusnya.
Bilangan kuantum azimut / momentum sudut (l)
Bilangan kuantum azimut sering disebut bilangan kuantum anguler (sudut). Energi sebuah elektron berhubungan dengan gerakan orbital yang digambarkan dengan momentum sudut. Momentum sudut tersebut dikarakterisasi menggunakan bilangan kuantum azimut. Bilangan azimut menyatakan bentuk suatu orbital dengan simbol (l) "huruf L kecil ".
Bilangan kuantum magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetik menyatakan tingkah laku elektron dalam medan magnet. Tidak adanya medan magnet luar membuat elektron atau orbital mempunyai nilai n dan lyang sama tetapi berbeda m. Namun dengan adanya medan magnet, nilai tersebut sedikit berubah. Hal ini dikarenakan timbulnya interaksi antara medan magnet sendiri dengan medan magnet luar.
Bilangan kuantum spin (s)
Bilangan kuantum spin menyatakan momentum sudut suatu partikel. Spin mempunyai simbol "s" atau sering ditulis dengan ms (bilangan kuantum spin magnetik). Suatu elektron dapat mempunyai bilangan kuantum spin s = +1/2 atau -1/2.

Nilai positif atau negatif dari spin menyatakan spin atau rotasi partikel pada sumbu. Sebagai contoh, untuk nilai s=+1/2 berarti berlawanan arah jarum jam (ke atas), sedangkans=-1/2 berarti searah jarum jam (ke bawah). Diambil nilai setengah karena hanya ada dua peluang orientasi, yaitu atas dan bawah. Dengan demikian, peluang untuk mengarah ke atas adalah 50% dan peluang untuk ke bawah adalah 50%.

(Power Point) Kimia: Bilangan Kuantum
Dapat dilihat dan didownload disini
Share
Tweet
Pin
Share
No comment


Perbedaan tingkat partisipasi politik seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu yang turut memengaruhi adalah intensitas sosialisasi politik. Sosialisasi dapat diartikan sebagai suatu proses penurunan atau penyerapan nilai dari masyarakat kepada individu dalam masyarakat itu. Proses sosialisasi dijalani seseorang setelah ia bergaul dengan orang lain,entah dengan individu ataupun suatu kelompok masyarakat. Proses ini dijalani seseorang sepanjang hidupnya. Maka dapat disimpulkan sosialisasi politik adalah proses penyerapan nilai yang berkaitan dengan politik.
Sebagai gambaran untuk memahami arti sosialisasi politik adalah ketika di kelurahan tempat tinggal akan diadakan kegiatan oleh petugas kelurahan untuk member contoh langkah-langkahmelakukan pemilihan kepala desa. Kegiatan ini bertujuan agar proses pemilihan kepala desa berjalan lancer, sukses, dan semua penduduk dapat memahami dan menghafal langkah-langkah yang harus mereka lakukan. Kegiatan seperti inilah yang disebut sosialisasi politik.
Beberapa ahli politik mengungkapkan pengertian sosialisasi politik diantaranya :
1.       Gabriel A. Almond
Sosialisasi politik menunjuk pada proses dimana sikap-sikap politik dan pola-pola tingkah laku politik diperolah atau dibentuk dan juga  merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan Patokan-patokan politik dan keyakinan-keyakinan politik kepada generasi berikutnya.
2.       Kenneth P. Langton
Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan  kebudayaan  politiknya.
3.       Hyman
Sosialisasi politik merupakan cara-cara belajar seseorang terhadap pola-pola social yang berkaitan dengan posisi-posisi kemasyarakatannya yang diketengahkan melalui berbagai macam badan masyarakat.
4.       Fred. I Greenstein
Sosialisasi politik merupakan penanaman informasi, nilai-nilai dan praktik-praktik politik yang sengaja dilakukan oleh badan-badan instruksional secara formal.
5.       Michael Rush dan Philip Althoff
Sosialisasi politik merupakan proses bagaimana memperkenalkan system politik pada seseorang dan bagaimana orang tersebut menentukan tanggapan serta reaksi-reaksinya terhadap gejala-gejala politik.

                Pada dasarnya beberapa definisi memiliki kesamaan dan secara sama mengetengahkan segi penting sosialisasi yaitu :
§      Sosialisasi secara fundamental merupakan proses hasil belajar dari pengalaman/pola-pola aksi
§      Memberikan indikasi umum hasil belajar tingkah laku individu dan kelompok dalam batas-batas yang luas dan lebih khusus berkenaan pengetahuan atau informasi, motif-motif (nilai-nilai), dan sikap-sikap
§      Sosialisasi itu tidak perlu dibatasi pada usia anak-anak dan remaja saja (walaupun periode ini paling penting), tetapi sosialisasi berlangsung hidup
§      Sosialisasi merupakan prakondisiyang diperlukan bagi aktivitas social dan baik secara eksplisit memberikan penjelasan mengenai  tingkah laku social.

Dilihat dari metode penyampaian pesan, sosialisasi politik dibagi menjadi dua, yaitu pendidikan politik dan indoktrinasi politik. Dimana pendidikan politik adalah proses biologis diantara pemberi dan penerima pesan. Melalui pendidikan politik, masyarakat memahami serta mempelajari nilai-nilai, norma-norma dan simbol-simbol politik negaranya. Proses ini dilakukan dalam upaya pemahaman , penghayatan dan pengalaman nilai, norma dan simbol politik. Contoh pendidikan politik adalah diskusi, seminar , kursus, latihan kepemimpinan , aktif dalam organisasi dll.
        Proses indoktrinasi politik merupakan cara proses penurunan nilai-nilai/budaya politik yang dilakukan secara sepihak. Biasanya indoktrinasi politik dilakukan penguasa/pemimpin dengan cara memanipulasi masyarakat agar bersedia menerima nilai, norma serta simbol yang dianggap baik oleh penguasa. Proses ini dilakukan dengan cara :
M Latihan yang penuh disiplin
M Partai politik dalam system politik-politik otoriter
M Pengarahan yang penuh paksaan psikologis
Sosialisasi politik mempunyai peran yang sangat vital bagi pengembangan budaya politik di satu wilayah. Dimana sosialisasi politik berguna untuk meneruskan budaya politik dari satu generasi ke generasi lainnya.
Dengan adanya upaya sosialisasi politik yang intensif dan berkesinambungan dalam masyarakat, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran politik yang tinggi. Baik masyarakat yang tinggal di pusat perkotaan maupun daerah pedesaan yang terpencil sekalipun. Minimal masyarakat dapat mengetahui apa, siapa, dan bagaimana struktur politik di negara mereka.
Dalam melakukan  sosialisasi politik tidak selalu dilakukan secara langsung namun bisa dilakukan  melalui berbagai sarana/agen yaitu sebagai berikut :
1.   Keluarga
Keluarga  menjadi agen yang pertama disebutkan karena perannya sangat penting dalam  sosialisasi politik. Karena sebelum seseorang memperoleh sosialisasi politik dari agen lain, mereka terlebih dahulu memperolehnya dari pihak keluarga. Hali ini disebabkan sejak seseorang dilahirkan, pihak keluargalah yang pertama ditemui dan melakukan komunikasi secara intensif.
Anak dapat mempelajari seluk beluk politik dari adanya otoritas orang tua. Setiap anak harus patuh pada orang tua, menghormati yang lebih tua , melaksanakan aturan-aturan yang telah disepakati keluarga dll. Pilihan partai politik orang tua pun sedikit banyak dapat memengaruhi pemahaman dan dukungan anak terhadap partai politik yang bersangkutan.
Setiap anak diberi kebebasan untuk menentukan keputusannya sendiri. Kadang kala dalam keluarga diadakan musyawarah atau dialog untuk membahas suatu masalah. Setiap anak mempunyai hak untuk mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan sendiri tanpa dipengaruhi orang tua, sikap-sikap seperti akan menumbuhkan jiwa demokratis.

2.   Sekolah
Setelah seorang anak memasuki usia sekolah yang dimulai dari usia 5-6 tahun, maka ia siap untuk memperoleh pendidikan dan pengetahuan secara formal melalui bangku sekolah. Meskipun mereka telah mendapat pendidikan dari keluarga, namun hal tersebut belum mencukupi untuk bekal kehidupannya kelak.
Ketika seorang anak menempuh pendidikan melalui  bangku sekolah, ia akan diajarkan ilmu pengetahuan melalui beberapa mata pelajaran. Sebagai contoh mata pelajaran yang dapat berfungsi sebagai sosialisasi politik adalah pendidikan kewarganegaraan dan sejarah. Hal-hal  yang sering diajarkan dalam mata pelajaran tersebut adalah mengenai sejarah perjuangan, cinta tanah air, rela berkorban, hak asasi manusia, demokrasi.

3.   Kelompok pergaulan
Kelompok pergaulan turut berperan serta dalam sosialisasi politik. Seseorang  bisa dengan mudah merubah pandangan politik mereka akibat pengaruh teman pergaulannya. Kelompok pergaulan misalnya teman bermain dan kelompok persahabatan. Secara langsung atau tidak, sengaja atau tidak , suatu kelompok menyosialisasikan anggota-anggota nya dengan cara mendorong/mendesak mereka untuk menyesuaiakan diri terhadap sikap/perilaku kelompok. Seorang individu pun dengan kerelaan maupun keterpaksaan akan menyesuaikan diri agar dapat diterima kelompok.

4. Tempat kerja
Seperti halnya dalam pergaulan dalam kelompok kerja pun terjadi proses sosialisasi  politik. Seseorang bisa dengan mudah terpengaruh keyakinan politik teman kerjanya. Selain itu , sosialisasi politik dapat juga dilakukan melalui organisasi-organisasi formal maupun nonformal, yang biasa dibentuk dalam suatu organisasi. Saat melakukan pemilihyan pengurus, mereka telah belajar berdemokrasi. Berbagai pengalaman dalam organisasi di perusahaan bisa dijadikan bekal jika ia kelak berkecimpung dalam dunia politik.
5.  Media massa
Saat ini kebutuhan masyarakat untuk mengetahui informasi mengenai berbagai hal dari berbagai  wilayah dapat dengan mudah terpenuhi melalui media massa. Karena kini, media massa baik cetak maupun elektronik sudah bisa diakses dengan mudah oleh beberapa kalangan. Contoh sosialisasi politik melalui media massa adalah ketika pejabat pemerintah , misalnya presiden, wakil presiden atau menteri mengadakan sebuah konferensi pers untuk menjelaskan kepada amasyarakat mengenai hasil petemuan mereka dengan pejabat luar negeri. Hal ini penting dilakukan agar masyarakat dapat memahami bahwa pemerintah mempunyai urusan dengan pejabat pemerintah luar negeri dengan tujuan utama untuk kesejahteraan masyarakat, misalnya dengan kerja sama ekonomi,dll. Hal ini akan menumbuhkan citra positif pemerintah di mata masyarakat, bahkan mampu mengubah keyakinan politik mereka.
6.  Kontak Politik Langsung
                Kontak politik langsung diartikan sebagai pengalaman nyata yang dirasakan oleh seseorang dalam kehidupan. Ketika seseorang telah mempunyai keyakinan politik terhadap suatu hal, kemudian ia mengalami suatu kenyataan yang berbanding terbalik,maka sia-sialah semua yang telah oa yakini. Misalnya, kita sejak dini selalu ditanamkan bahwa pejabat pemerintah bekerja untuk kepentingan rakyat . sehingga kita mempunyai anggapan positif terhadap pemerintah. Namun suatu ketika ketika, kita mendengar suatu kasus yang melibatkan pejabat di daerha tempat tinggal kita. Maka, secara otomatis kepercayaan dan keyakina politikkita akan berubah drastic. Bahkan kemungkinan terburuk kondisi ini adalah keengganan masyarakat untuk mematuhi hokum.

Adapun pentingnya sosialisasi budaya politik adalah sebagai berikut :
è Menanamkan nilai-nilai dan norma-norma pada masyarakat pada masyarakat
è Mengenalkan visi dan misi partai politik pada masyarakat
è Mengenalkan rencana-renacana/ program pemerintah kepada rakyat  sebelum menjadi suatu kebijakan/keputusan
è Meningkatkan kualitas partisipasi rakyat dalam pemerintahan
è Memperkaya pengetahuan, pemahaman, serta penghayatan rakyat dalam dunia perpolitikan
è Meningkatkan frekuensi keterlibatan rakyat dalam pemerintah
Dalam proses sosialisasi politik, kita mengenal adanya dua jalur sebagai berikut :
v  Sosialisasi Politik Horizontal
Sosialisasi politik horizontal adalah suatu proses dimana invidu dipengaruhi oleh institusi-institusi masyarakat yang ada dalam tingkatan yang saa dengan individu tersebut. Contoh : teman kerja, teman sekolah/teman bermain
v  Sosialisasi Politik Vertikal
Sosialisasi politik vertical adalah suatu proses dimana individu-individu dipengaruhi oleh isntitusi-institusi masyarakat yang meiliki tingkatan berbed, searah, ataupun timbale balik. Contoh : atasan kepada bawahan, pemerintah kepada rakyat.
sekian materi sosialisasi budaya politik, semoga bermanfaat ya kawan :)

Profesor Almond menjelaskan proses sosialisasi, yaitu proses "pengajaran" nilai-nilai masyarakat, dalam hal ini nilai-nilai dan kebudayakan politik, kepada warga negara.
Sosialisasi politik adalah bagian dai proses sosialisasi yang khusus membentuk nilai-nilai politik, yang menunjukan bagaimana seharusnya masing-masing anggota masyarakat berpartisipasi dalam sistem politiknya. Kebanyakan anak-anak, sejak masa kanak-kanaknya belajar memahami sikap-sikap dan harapan-harapan yang hidup dalam masyarakatnya.
Sosialisasi politik yaitu proses penerusan atau pewarisan nilai dari satu generasi ke generasi berikutnya (Gabriel A. Almond).
Sosialisasi politik marupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. (Ramlan Surbakti)




Jadi,sosialisasi politik menunjuk pada prose-proses pembentukan sikap-sikap dan pola-pola tingkah laku. Di samping itu, sosilisasi politik juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk "mewariskan" patokan-patokan dan keyakinan-keyakinan politik kepada generasi sesudahnya. Proses ini disebut transmisi kebudayaan.

2. Metode Sosialisasi Politik
Metode sosialisasi dapat berupa pendidikan politik dan indoktrinasi politik.

Pendidikan politik melalui suatu proses dialog sehigga masyarakat memperoleh nilai, norma, dan simbol politik. Pada umumnya metode ini digunakan oleh negara-negara demokrasi
Indoktrinasi politik ialah proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat untuk menerima nilai-nilai, norma, dan simbol yang dianggap oleh pihak yang berkuasa ideal dan baik. Negara fasis dan negara komunis pada umumnya menggunakan cara-cara seperti ini.


3. Sarana Sosialisasi Politik
a. Keluarga

Peranan keluarga dalam proses sosialisasi politik antara lain sebagai berikut.
Pembuatan keputusan dalam keluarga yang dapat meningktatkan perasaan kompetensi politik si anak.
Dalam keluarga memberinya kecakapan-kecakapan untuk melakukan interaksi politik, serta membuatnya lebih mungkin berpartisipasi dengan aktif dalam sistem politik sesudah menjadi dewasa.
Keluarga membentuk sikap-sikap politik masa depan dengan menempatkan individu dalam dunia kemasyarakatan luas, dengan membentuk ikatan-ikatan etnik, linguistik, religius, dan kelas sosialnya.
Keluarga dapat memperkuat nilai-nilai prestasi kultural dan pendidikan.
Kemampuan keluarga mengarahkan aspirasi-aspirasi pekerjaan dan ekonominya.

b. Sekolah

Sekoalah dapat memegang peran penting dalam pembentukan sikap-sikap terhadap "aturan permainan politik" yang tak tertulis, seperti sekolah-sekolah negri di Inggris yang secara tradisional menanamkan nilai-nilai kewajiban negara, hubungan politik informal, dan intergritas politik.
Sekolah sekolah dapat mempertebal kesetiaan terhadap sistem poitik dan memberikan simbol-simbol umum untuk menunjukan tanggapan yang ekspresikan terhadap sistem ini, seperti bendera nasional, dan ikrar kesetiaan " padamu negeri ".
Pengajaran sejarah nasional juga berfungsi memperkuat kesetiaan kepada sistem politik.
Sekolah memberi pengetahuan kepada kaum muda tentang dunia politik dan peranan meraka di dalamnya.
Sekolah memberikan pandangan yang lebih konkret tentang lembaga-lembaga politik dan hubungan-hubungan politik .
Sekolah juga merupakan " saluran pewarisan" nilai-nilai dan sikap-sikao masyarakatnya.


c. Kelompok Pergaulan
Meskipun sekolah dan keluarga merupakan sarana yang paling jelas terlihat dalam proses sosialisasi, ada juga beberapa unit sosial lain yang bisa membentuk sikap-sikap politik seseorang. Salah satunya adalah kelompok pergaulan, termasuk kelompok bermain di masa kanak-kanak, kelompok persahabatan, dan kelompok kerja kecil, dimana setiap anggota mempunyai kedudukan relatf sama dan saling meimiliki ikatan- ikatan erat.

d. Pekerjaan
Pekerjaan dan organisasi-organisasi formal maupun informal yang dibentuk berdasar lingkungkan pekerjaan itu, seperti serikat buruh, klub sosial, dan yang semacam itu juga merupakan saluran komunikasi informasi dan keyakinan yang jelas.

Individu-individu mengidentifikasikan diri dengan suatu kelompok itu sebagai " acuan " dalam kehidupan politik. Mereka menjadi sensitif terhadap norma-norma kelompok itu dan menilai tindakan-tindakannya berdasar perhitungan apa yang paling baik bagi kelompok itu.

e. Media massa
Masyarakat modern tidak dapat hidup tanpa komunikasi yang luas, cepat, dan secara umum seragam. Informasi tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di mana aja di dunia segera menjadi pengetahuan umum dalam beberapa jam saja. Kita tahu bahwa media massa surat kabar, radio, tv, majalah memegang peranan penting dalam menularkan sikap-sikap ndan nilai-nilai modern kepada bangsa-bangsa baru merdeka. Disamping memberikan informasi tentang peristiwa-peristiwa politik, media massa juga menyampaikan, langsung maupun tidak, nilai-nilai utama yang dianut oleh masyarakat.

4. Peranan Partai Politik dalam Sosialisasi Budaya Politik
a. Pengertian partai politik
Menurut UU No. 31 Tahun 2002, partai politik adalah organisasi politik yang dibentuk oleh kelompok warga negara Republik Indonesia secara sukarela atas dasar persamaaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan kepentingan anggota, massarakat, dan negara melalui pemilihan umum.Masih banyak yang memberikan definisi mengenai partai politik, tetapi kita dapat menyimpulkan bahwa partai politik merupakan kelompok anggota yang terorganisasi secara rapi dan stabil yang mempersatukan motivasi oleh ideologi tertentu serta berusaha mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam pemerintahan melalui pemilu.

b. Fungsi partai politik

Partai politik berfungsi sebagai sarana berikut ini.
Pendidikan politik bagi anggotanya dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Republik Indonesia yang sadar akan hak kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Penciptaan iklim yang kondusif dan program konkret serta sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa yang mensejahterakan masyarakat.
Penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat secara konstitusional dalam merumuskandan menetapkan kebijakan negara.
Partisipasi politik warga negara dan rekrutken politik dalan proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan gender.


5. Peran dan Fungsi Sosialisasi Politik
Sosialisasi politik berperan mengembangkan serta memperkuat sikap politik kalangan warga masyarakat yang sadar politik, yaitu saar akan hak dan kewajiban dalam kehidupan bersama. Peranan tersebut melibatkan keluarga, sekolah, dan lembaga-lembaga tertentuyang ada dalam masyarakat.

Adapun fungsi sosialisasi politik antara lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kehidupan politik, serta mendorong timbulnya partisipasi seara maksimal dalam sistem politiknya . Hal ini sejalan dengan konsep demokrasi, yaitu pemerintah dari, oleh dan untuk rakyat yang berarti rakyat harus berpartisipasi dalam kehidupan politik.

6. Cara Melakukan Sosialisasi Pilitik
Rush dan ALthoff mengemukakan tiga cara untuk melakukan sosialisasi politik, yaitu :
a. Imitasi
Cara pertama dalam melakukan sosialisasi poltik. Melalui imitas, serang individu meniru terhadap tingkah laku individunya lainnya.

b. Instruksi
Cara melakukan sosialisasi yang kedua adalah instruksi. Gaya ini banyak berkembang di lingkungan militer ataupun organisasi lain yang terstruktur secara rapi melalui rantai komando. Melalui intruksi, seorang individu diberitahu oleh orang lain mengenai posisinya di dalam sistem politik, apa yang harus mereka lakukan, bagaimana, dan untuk apa.

c. Motivasi
Cara melakukan sosialisasi politik yang terakhir adalah motivasi. Melalui carra ini, individu langsung belajar dari pengalaman, membandingkan pendapat dan tingkah sendiri dengan tin2gkah orang lain.
Share
Tweet
Pin
Share
No comment

SUMSUM TULANG BELAKANG
(Medula spinalis)
Sumsum tulang belakang adalah saraf yang tipis yang merupakan perpanjangan dari sistem saraf pusat dari otak dan melengkungi serta dilindungi oleh tulang belakang.
Sumsum tulang belakang terdapat memanjang di dalam saluran yang terbentuk oleh ruas-ruas tulang belakang, mulai dari ruas tulang leher sampai ruas tulang belakang punggung yang kedua. Di dalam  sumsum tulang  belakang  terdapat saraf sensorik,saraf motorik,dan saraf perantara (konduktor). Saraf perantara merupakan penghubung saraf sensorik dan saraf motorik .
    Penampang melintang sumsum tulang belakang bagian dalam yang berwarna abu-abu berbentuk seperti kupu-kupu terdiri atas:
· Akar dorsal yang mengandung saraf sensorik
· Akar ventral yang mengandung saraf motor eferen
· Saluran pusat, yaitu saluran yang mengandung cairan serebrospinal yang berhubungan dengan rongga ventrikel dalam otak.

Substansi putih berisikan :
- Serabut- serabut saraf spinal yang datang dari substansi abu-abu.
- Serabut saraf panjang sumsum tulang belakang yang menghubungkan saraf spinal dengan otak.
FUNGSI SUMSUM TULANG BELAKANG :
•       Menghubungkan sistem saraf tepi ke otak atau sebagai penghantar implus saraf dari semua bagian tubuh ke otak dan sebaliknya dari otak ke semua bagian tubuh
•       Sebagai salah satu pusat gerak refleks .
    Refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.
    Selain itu, sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin, batuk, dan berkedip.
Otak dan sumsum tulang belakang dilapisin 3 macam selaput yang disebut : Selaput Meninges . Ketiga selaput tersebut yaitu Piameter , Arakhnoid , dan Durameter
 a) Piameter adalah selaput paling dalam yang mengandung banyak pembuluh darah
 b) Arakhnoid adalah selaput tipis dan halus terletak di antara piameter dan durameter. Arakhnoid dipisahkan dari piameter oleh suatu ruang yang disebut ruang Subarakhnoid. Di dalam ruang terdapat cairan Serebrospinal. Fungsi cairan tersebut sebagai pelindung otak dan sumsum tulang belakang dari guncangan
 c) Durameter adalah selaput paling luar dan bersifat tidak kenyal . Selaput tersebut bertindak sebagai selaput pelindung terhadap jaringan yang halus di otak dan sumsum tulang belakang


(Power Point) Biologi: Sumsum Tulang Belakang

Dapat dilihat dan didownload disini
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cara download:
1. Klik tulisan 'disini' di atas
2. Silang laman yang tidak perlu, tunggu loading sebentar
3. Tekan 'Skip Ad'
4. Download file drive di tanda unduh (panah ke bawah ↓) di pojok kanan atas laman google drive
5. Selesai, tinggal cek di folder download

❤❤❤ 
Share
Tweet
Pin
Share
No comment
Newer Posts
Older Posts

hai semuanya!

About Me
selamat datang di blognya fina, semoga bermanfaat ya! jangan lupa mampir di sosial mediaku ya~

Social Media

  • Follow on Twitter
  • Like on Facebook
  • Subscribe on Youtube
  • Follow on Instagram


Umrah dan Haji Plus

Umrah & Haji Plus | Arminareka Perdana

Halo teman-teman semua, untuk teman-teman muslim di seluruh Indonesia khususnya yang berdomisili di Provinsi Nusa Tenggara Barat, ya...

Lit This Week

  • My Review to My Dearest Nemesis
      Salah satu on going drama korea yang aku tunggu-tunggu updatenya, ya, My Dearest Nemesis. Drama bergenre romantic comedy yang diperankan a...
  • Makalah Khalifah Marwan bin Hakam
    PENDAHULUAN     1.       Latar Belakang Sejarah Peradaban Islam adalah sesuatu yang wajib kita ketahui sebagai umat Islam, karena d...
  • The Finest Outfit Shopee Recommendation
    Hai semuanya! Melalui post ini aku akan share rekomendasi outfit lucu dan keren setiap harinya yang nanti kamu bisa langsung beli di shopee ...

Categories

Album & Song List Beauty Chit-Chat Competition Design Drama Draw Fanficton Fashion Fiction Foods Freebies Indonesia Islam Japan Kuli-ah Photography Quotes School Travel
Creatifina

Blog Archive

  • ▼  2025 (1)
    • ▼  February 2025 (1)
      • My Review to My Dearest Nemesis
  • ►  2024 (1)
    • ►  March 2024 (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  January 2022 (1)
  • ►  2020 (10)
    • ►  September 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  May 2020 (4)
  • ►  2019 (4)
    • ►  December 2019 (1)
    • ►  July 2019 (3)
  • ►  2018 (92)
    • ►  December 2018 (6)
    • ►  November 2018 (2)
    • ►  October 2018 (2)
    • ►  September 2018 (3)
    • ►  August 2018 (5)
    • ►  July 2018 (10)
    • ►  April 2018 (13)
    • ►  March 2018 (15)
    • ►  February 2018 (20)
    • ►  January 2018 (16)
  • ►  2017 (143)
    • ►  December 2017 (13)
    • ►  November 2017 (14)
    • ►  October 2017 (26)
    • ►  September 2017 (31)
    • ►  August 2017 (22)
    • ►  July 2017 (23)
    • ►  June 2017 (13)
    • ►  May 2017 (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  June 2016 (2)
    • ►  May 2016 (2)
    • ►  April 2016 (1)
    • ►  March 2016 (1)
  • ►  2015 (25)
    • ►  July 2015 (1)
    • ►  June 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  February 2015 (3)
    • ►  January 2015 (17)
  • ►  2014 (13)
    • ►  December 2014 (9)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  October 2014 (1)
    • ►  August 2014 (1)
    • ►  May 2014 (1)
  • ►  2013 (5)
    • ►  December 2013 (1)
    • ►  November 2013 (1)
    • ►  October 2013 (2)
    • ►  May 2013 (1)

My Blog List

  • Go Blog
    POSTES 1
  • instagram
  • twitter
  • youtube

Created with by ThemeXpose