Akidah Akhlak: Ilmu Kalam

by - November 02, 2017

Pengertian Ilmu Kalam
   Secara etimologis, kalam berarti pembicaraan, yakni pembicaraan yang bernalar dengan menggunakan logika. Oleh karena itu, ciri utama dari ilmu kalam adalah rasionalitas atau logika. Kata kalam mulanya dimaksudkan sebagai terjemah dari logos yang diadopsi dari bahasa Yunani yang berarti pembicaraan. Dari kata inilah muncul istilah logika dan logis yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dengan istilah mantiq seperti dalam ilmu logika, khususnya logika formal (sillogisme).               
   Menurut Syekh Muhammad Abduh, ilmu kalam ialah ilmu yang membahas tentang wujud Allah, sifat-sifat wajib yang ada bagi-Nya, sifat-sifat jaiz yang disifatkan bagi-Nya, dan sifat-sifat yang tidak ada bagi-Nya. Selain itu, ilmu kalam juga membahas tentang rasul-rasul Allah untuk menetapkan kebenaran risalahnya, apa yang wajib ada pada dirinya, hal-hal jaiz yang dihubungkan kepada diri mereka.
   Ibnu khaldun menerangkan bahwa ilmu kalam ialah ilmu yang berisi alasan-alasan untuk mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman dengan menggunakan dalil-dalil pikiran dan berisi bantahan-bantahan terhadap orang-orang yang menyeleweng dari kepercayaan salaf dan ahli sunah.
Fungsi Ilmu Kalam
   Pembahasan ilmu kalam bertujuan untuk membentengi akidah umat islam dari berbagai upaya penyesatan dan penyimpangan , serta untuk mempertahankannya dari upaya-upaya pendangkalan akidah yang dilakukan oleh non-muslim yang menghendaki kehancuran islam .
penyesatan , penyimpangan , dan pendangkalan aqidah sangat berbahaya bagi umat islam karena akan menyebabkan umat terjerumus kedalam praktik kemusrikan dan kekafiran .
Secara lebih khusus ilmu kalam bertujuan untuk :
       Menjaga orang awam dari gangguan ahli bidah
       Mengajak orang awam ahli bid`ah kepada jalan yang benar dengan berbagai perdebatan yang  berprinsip kepada kebenaran, bukan kepada panatisme Ilmu debat dan Ilmu Kalam.
       Memberikan alasan mengenai keykinan atau keimanan yang ada pada ajaran Islam
       Mengupas dan membantah terhadap orang-orang yang menyalahi, mengingkari serta menyeleweng dari aqidah Ialam
       Memberikan kepuasan kepada fikiran dari keraguan dalam keimanan
       Untuk memahami dari kepercayaan agama di luar Isam.
Hubungan Ilmu Kalam dan Ilmu lainnya
   Dalam dunia keilmuan, ilmu kalam memiliki banyak sebutan, antara lain :
       Ilmu Tauhid
Dinamakan ilmu tauhid karena membahas tentang Allah dan Rasul-rasulnya. Tentang sifat-sifat, hal-hal yang dikaitkan, dan hal-hal yang terlarang bagi mereka. Tujuan ilmu tauhid adalah untuk memantapkan keyakinan, kepercayaan, dan kemantapa hati yang didasarkan wahyu Allah.
       Ilmu Usuluddin
Pokok-pokok yang menjadi bahasan ilmu ini adalah ketauhidan, kenabian, dan kepercayaan pada akhirat. Tujuan ilmu usuluddin adalah untuk memurnikan keesaan Allah.
       Ilmu Akidah
Pokok bahasan ilmu ini adalah kepercayaan dalam Islam. Akidah merupakan aspek fundamental dalam Islam yang berhubungan dengan keimanan dan kepercayaan terhadap hal-hal yang gaib.
Adapun keterkaitan ilmu kalam dengan beberapa ilmu-ilmu keislaman lainnya, yaitu : Filsafat Islam, Ilmu Fikih, Ilmu Tasawuf
Metode Pembahasan Ilmu Kalam
   Terdapat dua sistem yang membahas ilmu kalam. Yang pertama, sistem Al-Qur’an yaitu Al-Qur’an itu mendasarkan seruannya dan berpegang pada fitrah manusia. Yang kedua sistem mutakalimin (ulama kalam) yang menggunakan akal untuk mencari Tuhan, tetapi mereka tidak puas karena ada hal-hal yang berada di luar jangkauan kekuasaan akal manusia.
Ruang Lingkup Ilmu Kalam
       Wujud Tuhan
Seorang yang menghargai akal pikirannya dan ingin mempertemukannya dengan ajaran-ajaran agama, hendaklah ia mencari bukti-bukti adanya Tuhan yang menjadi pangkal soal-soal lainnya, seperti keesaan, sifat-sifat dan perbuatan-Nya, rasul-rasul, dan soal keakhiratan, serta masalah lainnya yang berkaitan dengan keimanan.
       Keesaan Tuhan
Dalil tentang keesaan Tuhan, diantaranya dikembangkan oleh filosof muslim al-Faraby yang mengenmbangkan teori tentang urutan wujud. Adapun menurut Ibn Rusyd, dalam membuktikan keesaan Tuhan menggunakan dalil-dalil syarak yang ditujukan kepada hati dan pikiran manusia dalam berbagai tingkatannya.
       Zat dan Sifat Tuhan
Pendapat Muktazilah yang lebih dekat dengan prinsip keesaan dan penucian Tuhan (tauhid dan tanzih) dan prinsip peniadaan persamaan Tuhan dengan makhluk. Pendapat yang benar dalam soal sifat ialah pengakuan adanya sifat-sifat pada Tuhan tanpa membicarakan qadim dan haditsnya.
       Sifat-Sifat Aktif Tuhan
Ulama kalam tidak samapendapatnya tentang sifat Tuhan berupa perbuatan. Menurut golongan Muktazilah, semua yang bisa ada dan bisa tidak ada disebut sifat aktiva. Menurut aliran Asy’ariyah, sifat aktiva adalah sifat yang apabila tidak ada maka tidak mengharuskan adanya sifat-sifat lawan.
       Sifat Ilmu Menurut Muktazilah
Sifat ilmu adalah qadim dan tidak terkena perubahan. Asy’ariyah berpendapat bahwa manusia tidak bisa mengetahui hakikat ilmu Tuhan. Maturidiyah menetapkan sifat ilmu yang qadim didasarkan atas ayat-ayat Al-Qur’an dan dikuatkan dengan dalil akal pikiran yang didapatkan dari tanda-tanda kebijaksanaan Tuhan. Adapun Ibn Rasyid menetapkan adanya sifat ilmu yang dapat dibuktikan dengan adanya ketelitian susunan alam ini.
       Sifat Kalam
Perkataan Tuhan (Kalam) ialah apa yang diwahyukan kepada manusia melalui orang-orang pilihan-Nya, yaitu rasul dan nabi berisis peraturan untuk kebahagiaan manusia, berupa kepercayaan Allah, syariat, dan akhlak. Seluruhnya ini dinamai perkataan Allah, baik dalam bahasa Ibrani maupun bahasa Arab dan berbeda-beda caranya. 
       Kejimisan Tuhan
Kaum Musyabihah dengan tegas menyatakan bahwa Tuhan adalah jisim, seperti manusia. Sedangkan ulama kalam menyatakan kebalikannya, yaitu Tuhan tidak mungkin berjisim. Manusia tidak dapat mengetahui Allah dan menentukan sifat-sifat yang sebenarnya, kecuali dengan menggunakan tasybih (persamaan) dengan makhluk dan tanzih (penyucian). Tuhan tidak pantas berjisim seperti makhluk ciptaan-Nya.
       Arah
Muktazilah mengingkari arah bagi Tuhan karena menetapkan arah artinya menetapkan tempat bagi-Nya dan menetapkan tempat artinya menetapkan kejisiman-Nya. Menurut Asy’ary, pendapat soal arah lebih mendekati kepada pejisiman Tuhan. 
       Rukyat
Soal rukyat bertalian erat dengan soal kejisiman dan arah. Dalam alasan Asy’ary dan golongan Asy’ariyah banyak hal yang sukar diterima akal.
       Keadilan Tuhan
Ulama muslim tidak sama pendapatnya tentang kehendak Tuhan. Apakah kehendak tersebut mutlak, tidak tunduk kepada norma-norma, baik dan buruk, adail dan zalim, serta kebijaksanaan ataukah tunduk kepada hal-hal itu semua.
       Qada dan Qadar
Perbedaan pendapat lebih didasari oleh pengertian beberapa ayat al-Qur’an yang pengertian lahirnya saling bertentangan. Di satu pihak, beberapa ayat menetapkan pertanggungjawaban manusia atas perbuatannya. Di pihak lain, beberapa ayat menyatakan bahwa Tuhan yang menjadikan segala sesuatu
Penerapan Ilmu Kalam
   Sesungguhnya,orang-orang Islam pada periode pertama beriman kepada takdir baik dan buruk dan beriman bahwa sesungguhnya manusia itu diperintahkan melaksanakan perintah-perintah Allah. Iman mereka terhadap hal-hal tersebut adalah iman secara kuat, tanpa membahas secara mendalam dan tanpa memfilsafatkan pikirannya.Kemudian, datang orang-orang yang mengumpulkan ayat-ayat sekitar masalah tersebut dan memfilsafatkannya.
   Ketika Rasulullah saw. telah wafat, beliau tidak menunjuk seorang pengganti dan tidak pula menentukan prosedur yang bisa digunakan dalam pemilihan khalifah. Sebagai bukti, golongan muhajirin dan golongan berselisih pendapat dengan alasannya masing-masing.Perselisihan politik yang telah diwarnai agama membawa mereka kepada perbedaan, setelah itu, mereka terbawa menjadi golongan yang bersekisih di bidang usul dan furuk sepanjang zaman.

(Power Point) Akidah Akhlak: Ilmu Kalam
Dapat dilihat dan didownload disini

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cara download:
1. Klik tulisan 'disini' di atas
2. Silang laman yang tidak perlu, tunggu loading sebentar
3. Tekan 'Skip Ad'
4. Download file drive di tanda unduh (panah ke bawah ↓) di pojok kanan atas laman google drive
5. Selesai, tinggal cek di folder download

❤❤❤ 

You May Also Like

0 comment

What do you think about this post?